Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Mobil dan Rumah Warga Juga Kena Sasaran Perusakan yang Dilakukan Oknum Suporter Persis Solo



Reporter:    /  @ 18:35:44  /  17 Juli 2017

    Print       Email

Polisi menunjukkan kaca rumah warga yang dilempar oleh oknum suporter Persis Solo kemarin. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang  – Aksi anarkis suporter Persis Solo ketika mendukung tim kebanggaanya bertanding di Stadion Krida Rembang,pada Minggu (16/7/2017) kemarin, ternyata tak hanya terjadi di dalam stadion saja. Tetapi juga terjadi hingga di luar stadion.

Ketika ribuan suporter melakukan perjalanan pulang dan melewati wilayah Kecamatan Sulang, mereka kembali berbuat aksi tak terpuji, dengan melakukan perusakan.

Beberapa oknum suporter diketahui melakukan perusakan terhadap mobil Honda Brio milik Suwandi (64) warga Desa Sonorejo, Kabupaten Blora. Mobil yang kebetulan lewat di Jl. Rembang – Blora itu dirusak spion kanannya, kaca depan pecah dan bodi kabin depan penyok. Kerugian ditaksir mencapai Rp 6 jutaan.

Kemudian mereka juga memecahkan kaca sebuah musala dekat cucian motor di Dusun Ngaglik, Desa Kemadu, Kecamatan Sulang. Mereka juga nekat membakar motor milik warga yang juga kebetulan melintas di jalan yang dilalui ribuan suporter tersebut.

Meski demikian, polisi mengakui sulit untuk mendeteksi siapa pelaku perusakan tersebut. Jumlah suporter yang ketika itu mencapai ribuan, membuat pihak kepolisian sulit untuk mengenali oknum suporter yang melakukan perusakan.

Kapolsek Sulang AKP Haryanto menjelaskan, pada saat itu aparat kepolisian fokus mengawal agar suporter Persis Solo segera meninggalkan Kecamatan Sulang, menuju kecamatan Bulu dan keluar wilayah Kabupaten Rembang.

“Terlebih saat itu jumlah suporter sangat banyak. Bahkan ribuan. Secara spontan langsung merusak, setelah itu buru – buru masuk ke dalam bus, berbaur dengan suporter lain, sehingga tidak jelas identitas pelaku. Kemudian, kami juga berupaya agar mereka cepat keluar wilayah kami, karena masyarakat sudah kesal dan dikhawatirkan ada bentrokan dengan warga,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

30 Lembaga Keuangan Mikro di Grobogan Diverifikasi OJK

Selengkapnya →