Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Koperasi di Grobogan Diharapkan Permudah Modal UMKM



Reporter:    /  @ 15:30:28  /  14 Juli 2017

    Print       Email

Bupati Grobogan Sri Sumarni memberangkatkan peserta jalan sehat dalam rangka Hari Koperasi, Jumat (14/7/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski keberadaan koperasi sudah berumur cukup lama namun sejauh ini berbagai permasalahan masih membelit lembaga tersebut. Kondisi itu menyebabkan koperasi kurang bisa bersaing dengan lembaga lainnya, padahal kesempatan untuk maju sangat terbuka. 

Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni saat menghadiri acara jalan sehat dalam rangka Hari Koperasi, Jumat (14/7/2017).

Menurut Sri, permasalahan yang sering dihadapi koperasi adalah masih kurangnya sumber daya manusia yang dimiliki. Kondisi ini bisa berakibat pada kurangnya kemampuan mengakses pasar, modal dan menjalin kerja sama kemitraan dengan badan usaha lainnya.

”Keterbatasan mengakses potensi-potensi itulah yang menyebabkan koperasi kurang mampu bersaing. Oleh sebab itu, koperasi harus berbenah diri untuk lebih meningkatkan kemampuan SDM yang dimiliki supaya bisa eksis,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, bupati berharap kepada para pengelola koperasi agar memberikan perhatian yang lebih pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Dalam hal ini, koperasi diharapkan mau memberikan suntikan modal yang lebih besar pada sektor UMKM ini, melalui koperasi simpan pinjam. Sebab, selama ini para pengusaha UMKM sering terhambat untuk mengembangkan usahanya akibat minimnya modal yang dimiliki.

Di sisi lain, para pengusaha UMKM cukup kesulitan untuk mendapatkan kucuran kredit dari lembaga perbankan. Hal ini disebabkan tidak memadainya agunan yang dimiliki para pengusaha UMKM dibandingkan dengan dana yang diminta.

Ia mengatakan, pada dasarnya, kelompok UMKM itu sebenarnya merupakan kelompok usaha yang tangguh. Terbukti, saat krisis ekonomi menghantam Indonesia, beberapa waktu lalu, tidak membuat pelaku UMKM ini gulung tikar. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa UMKM memiliki sisi positif lain, yakni punya daya tahan dan daya lentur yang baik dalam menjalankan usahanya.

”Dengan kenyataan ini saya berharap agar koperasi-koperasi yang ada mau memberikan kucuran modal yang lebih banyak pada pengusaha UMKM ini,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Eks Mucikari di Lokalisasi Dorokandang Diberikan Pendampingan

Selengkapnya →