Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Kopi Robusta Khas Jolong Dikembangkan Jadi “Kopi Luwak”



Reporter:    /  @ 11:04:40  /  14 Juli 2017

    Print       Email

Teguh menunjukkan kopi fermentasi buatannya dengan brand Kopi Koplac. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ada beragam cara yang dilakukan petani kopi di Kabupaten Pati untuk menaikkan kasta kopi robusta yang banyak ditemukan di Lereng Pegunungan Muria menjadi kopi berkelas tinggi.

Kopi robusta yang biasanya harganya murah disulap menjadi kopi fermentasi dengan cita rasa dan kualitas yang tidak kalah dengan kopi Luwak. Padahal, kopi Luwak harganya terbilang selangit.

Salah satu yang mengembangkannya adalah Teguh Wikan Widodo, petani asal Desa Guwo, Kecamatan Gembong, Pati. Berbekal bakteri Cellulomonas, Teguh mampu mengubah kopi robusta menjadi kopi dengan kualitas mendekati kopi Luwak.

“Ada dua tahap agar kopi robusta bisa difermentasi dengan hasil yang mirip kopi Luwak dan aman buat lambung. Tahap pertama dilakukan untuk menghilangkan racun dalam kopi menggunakan Cellulomonas. Proses ini berlangsung selama 2×24 jam,” ucap Teguh, Jumat (14/7/2017).

Tahap kedua, lanjut dia, memasukkan bakteri Lactobacillus pada kopi selama 24 jam. Setelah kedua tahap fermentasi, kopi tinggal disangrai dan siap dipasarkan dalam bentuk biji kopi.

Sesuai riset yang dilakukan, bakteri baik dalam kopi yang sudah difermentasi tahan terhadap panas hingga 170 derajat Celcius. Karena itu, bakteri baik pada kopi tidak hilang saat disangrai.

Hasilnya, kopi fermentasi buatan Teguh memiliki rasa kecut khas Yoghurt. Berbeda dengan kopi robusta biasanya yang memiliki rasa pahit pekat.

“Aromanya juga mendekati dengan cita rasa kopi Luwak, karena ada Lactobacillus. Proses dan hasilnya sama dengan kopi Luwak. Hanya saja, kopi Luwak memanfaatkan perut Luwak untuk proses fermentasi,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, kopi fermentasi aman bagi lambung karena terjadi pembongkaran Lactose menjadi asam laktat. Dengan brand Kopi Koplac, seratus gram kopi fermentasi buatannya dibanderol dengan harga Rp 20 ribu.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Jepara Hari Ini

Selengkapnya →