Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

BPBD Grobogan Siapkan Dana Rp 135 Juta Tangani Kekeringan



Reporter:    /  @ 10:00:25  /  14 Juli 2017

    Print       Email

Meski sudah masuk musim kemarau namun warga di desa langganan bencana kekeringan masih belum mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. (MuriaNewsCom/Dani Agus)ben

MuriaNewsCom, Grobogan – Memasuki awal musim kemarau, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan mulai mengantisipasi terjadinya bencana kekeringan. Terutama, persiapan untuk melaksanakan drop air bersih ke desa langganan bencana kekeringan.

Kepala BPBD Grobogan Agus Sulaksono menyatakan, untuk penanganan bencana kekeringan tahun ini sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp 135 juta. Dana ini disiapkan untuk melakukan drop air bersih pada masyarakat.

“Saat ini sudah masuk kemarau tetapi belum ada laporan desa yang terkena bencana kekeringan. Meski demikian, upaya penanganan sudah kita siapkan. Kita juga sudah koordinasi dengan PDAM Grobogan untuk persiapan menyalurkan droping air jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” jelasnya.

Menurut Agus, dana untuk penanganan kekeringan tiap tahun selalu disiapkan. Namun, khusus tahun 2016 lalu, dana yang disiapkan praktis tidak terpakai.

Soalnya, tahun lalu curah hujan masih sering turun ketika musim kemarau. Kondisi ini menyebabkan masyarakat tidak kesulitan air.

Dijelaskan, dari 280 desa/kelurahan yang ada, hampir separuhnya rawan bencana kekeringan. Sementara dari 19 kecamatan, hanya ada empat kecamatan yang relatif  aman dari bencana kekeringan. Yakni Kecamatan Godong, Gubug, Klambu dan Tegowanu.

Agus menambahkan, pada tahun 2015 jumlah desa yang terkena bencana kekeringan cukup banyak. Jumlahnya mencapai 100 desa yang tersebar di 14 kecamatan.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Pendataan Gedung Sekolah Rusak Segera Dilakukan

Selengkapnya →