Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Orang Tua Bayi Tanpa Anus Ini Harus Mengirit untuk Tunggui Perawatan Jihan di Rumah Sakit



Reporter:    /  @ 13:25:25  /  13 Juli 2017

    Print       Email

Orang tua Jihan Novitasari, Nor Sholeh dan Risna Listyaningrum saat menunggui anaknya.(MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara –  Kelahiran seorang anak semestinya memberikan kegembiraan bagi orang tua. Namun bagi pasangan Nor Sholeh (23) dan Risna Listyaningrum (19), kelahiran putri mereka Jihan Novitasari justru bercampur rasa sedih. Lantaran, putri warga Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Jepara itu, tidak memiliki lubang anus dan kelainan lain pada fisiknya. 

Dari sisi medis, pengobatan Jihan sudah ditanggung negara dengan fasilitas Kartu Indonesia Sehat (KIS). Namun, selama perawatan kedua orang tuanya harus menanggung biaya pribadi secara personal. Padahal, mereka hanya bekerja sebagai buruh tenun. 

Adapun, kini Jihan dirawat di ruang Rajawali, RSUP Dr.Kariadi Semarang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Kalau untuk perawatan sudah dibiayai negara, lewat KIS. Untuk kebutuhan pribadi misalnya popok, tisu basah, makan untuk kita (orang tua) harus dibiayai sendiri,” ucapnya, Rabu malam (12/7/2017) saat bertemu di RSUP Dr. Kariadi. 

Ia mengatakan, pekerjaannya sebagai buruh tenun kini terbengkalai karena menunggui putri kecilnya. Praktis pemasukannya pun terhenti. Karena upah yang diperolehnya, dihitung berdasarkan volume kerja. 

“Ya sekarang off (tidak bekerja) karena menunggui di sini. Istri saya juga tidak berani ditinggal,” tutur dia. 

Sholeh mengatakan, putrinya itu mulai dirawat di RSUP Karyadi semenjak hari Jumat pekan lalu. Selama itu, ia mengaku telah menerima bantuan dari dari salah satu partai untuk memenuhi biaya hidupnya, sekitar satu juta rupiah. Namun demikian, ia belum tahu pasti sampai kapan putri kecilnya itu harus dirawat. 

“Kalau kata dokternya tidak cuma butuh sehari sampai dua hari, paling tidak sebulan di sini. Sekarang baru tunggu keputusan dokter untuk menentukan tindakan selanjutnya. Karena ada kelainan lain seperti daging di bagian sekitar perut yang tak tertutup daging dan ada benjolan di punggungnya,” lanjut dia. 

Baca juga : Kasihan Banget, Bayi di Jepara Lahir Tanpa Anus

Dengan keadaan yang serba minim, kini pasangan tersebut hanya berharap kesembuhan putrinya. Untuk keseharian di rumah sakit, keduanya berusaha mengirit, sebab keluarga mereka pun tergolong tidak mampu. 

“Kalau untuk biaya popok sudah pasti karena dek Jihan kalau pipis pasti juga buang kotoran. Untuk biaya lainnya, seperti makan kami yang belum tahu, namun kami coba seirit mungkin. Jika ada bantuan, intinya kami mempersilakan, monggo. Namun pada intinya kami tidak meminta,” tutur Sholeh diamini Risna. 

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Pendataan Gedung Sekolah Rusak Segera Dilakukan

Selengkapnya →