Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Kasihan Banget, Bayi di Jepara Lahir Tanpa Anus



Reporter:    /  @ 12:35:57  /  13 Juli 2017

    Print       Email

Jihan Novitasari, putri pasangan Nor Sholeh (23) dan Risna Listyaningrum (19) yang lahir tanpa memiliki lubang anus. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Jepara – Jihan Novitasari putri pasangan Nor Sholeh (23) dan Risna Listyaningrum (19), lahir tanpa memiliki lubang anus. Kini, warga Desa Troso RT 04 RW 06, Kecamatan Pecangaan, Jepara itu tengah mendapatkan perawatan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. 

Kepada MuriaNewsCom, Nor Sholeh mengatakan, putrinya itu lahir pada Senin (19/6/2017) lalu. “Ya kalau sebagai orang tua kami kaget mengetahui kondisi anak kami. Namun kami tidak menyalahkan siapa-siapa, sudah kami terima,” tutur dia Rabu (12/7/2017) malam. 

Ia bercerita, selain kelainan pada saluran anus, putrinya itu juga memiliki kelainan di kaki kanan yang tak sempurna. Selain itu, daging di sekitar perut juga tak tertutup sempurna dan ada benjolan di bagian punggung.

Setelah lahir, anaknya itu sempat dirawat di RSUD Kartini Jepara. Karena tak sanggup, maka diberikan rujukan ke RSUP Dr.Kariadi.

“Akan tetapi secara ekonomi  kami belum punya pegangan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari di Semarang. Maka dari itu saya cabut paksa perawatan di rumah sakit Kartini, setelah sempat dirawat empat hingga lima hari,” terang Risna. 

Dirinya dan suami hanyalah bekerja sebagai buruh tenun. Dalam sehari Nor Sholeh rerata memeroleh Rp 50 ribu. Namun jika tak bekerja, praktis tidak ada uang yang dikantonginya. 

Jihan sendiri mulai dirawat di RSUP Karyadi mulai Jumat (7/7/2017) lalu. Menumpang mobil ambulance yang disediakan oleh Puskesmas Kecamatan Pecangaan. 

Dirawat selama lebih kurang enam hari di Semarang, praktis Sholeh dan Lisna tak mendapatkan pemasukan. Mereka mengaku hanya mengandalkan bantuan dari Dinas Sosial Jepara, sekitar satu juta rupiah. Namun demikian, keduanya belum mengetahui berapa lama putrinya itu akan menginap.

Hal itu karena, prosedur pembuatan saluran anus dan pengobatan lain memerlukan waktu. “Masih menunggu keputusan dari dokter,” ujar Sholeh. 

Terkait biaya pengobatan Jihan, telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Namun demikian, untuk biaya keseharian untuk kedua orang tua yang kini menunggu, harus ditanggung sendiri. 

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Jepara Hari Ini

Selengkapnya →