Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Mirisnya Pengakuan 2 Bocah Pencuri Barang Petani di Kudus



Reporter:    /  @ 21:13:32  /  12 Juli 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Kudus – 2 bocah yang nekat mencuri barang petani di Desa Honggosoco, Jekulo, Kudus, telah diamankan polisi, Rabu (12/7/2017). Ini pengakuan mereka kepada polisi.

Adalah LS (16) dan BD (14) warga Kecamatan Dawe, Kudus. Mereka berdua adalah tetangga. Keduanya merupakan anak yatim. Mereka tak lagi sekolah dan memilih jadi pencuri.

Di hadapan Kapolsek Jekulo AKP Subakri, mereka mengaku, telah mencuri beberapa kali. Hasil curiannya, dibuat untuk mencukupi kebutuhan. Mereka tak bisa bekerja karena usianya yang terbilang masih anak. Mereka pun jadi pencuri.

“Saat ini masih diperiksa lebih lanjut. Apakah nanti akan diberikan pembinaan secara khusus ataukah dilakuan tipiring, kami masih didalami,” kata Subakri kepada MuriaNewsCom.

Kedua bocah di antaranya telah mencuri sepeda motor milik petani di sawah. Sepeda motor itu telah dijual ke warga seharga Rp 500 ribu. Kini mereka harus berurusan dengan polisi.

Petani di Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, benar-benar naik pitam, beberapa waktu terakhir ini. Sebab, mereka kerap jadi korban pencurian barang taninya.

Petani pun mencari cara agar bisa menangkap pencuri. Mereka pun sepakat melakukan kerja sama satu sama lain. Seperti dengan membiarkan alat mesin diesel penyedot air irigasi, di sawah.

Benar, dua orang pencuri berusia belasan tahun datang ke sawah. LS (16) dan BD (14) warga Dawe, berniat mencuri mesin penyedot air itu. Belum sempat mengamankan barang curiannya, sejumlah petani langsung mengejarnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

DPC PDIP Kudus Buka Penjaringan Calon Bupati

Selengkapnya →