Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Tanah Warga Dihargai Rp 100 Ribu Per Meter untuk Perluasan TPA Landoh



Reporter:    /  @ 11:10:16  /  12 Juli 2017

    Print       Email

Kondisi TPA Landoh yang akan diperluas pada tahun depan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang rencananya akan menambah luasan TPA di Desa Landoh, Kecamatan Sulang, Rembang tahun depan.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Bahan Berbahaya Beracun dan Peningkatan Kapasitas pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang Andreas Edi Gustono mengatakan, luas TPA Landoh saat ini masih terbatas, yaitu 3,2 hektare. Sedangkan idealnya adalah lima hektare.

“Saat ini sudah ada tujuh warga yang mau menjual tanahnya demi perluasan TPA sampah di Landoh. Tetapi kami baru bisa menambahnya pada tahun 2018. Jadi kami pesimistis bisa memperoleh penghargaan Adipura pada tahun depan, jika poin penilaian tetap dititikberatkan ke TPA,” ujarnya.

Menurutnya, penilaian Adipura untuk tahun 2018 akan dimulai pada bulan September atau Oktober tahun ini. Meskipun belum akan menambah luasan TPA, sampah pada tahun ini, pihak DLH masih akan tetap memaksimalkan sistem pengelolaan di TPA Landoh.

“Dari tujuh warga yang mau menjual tanahnya untuk perluasan TPA Landoh, kami akan dapat tambahan luasan 3,5 hektare, sehingga luas TPA akan menjadi 6,7 hektare. Kalau tidak ada hambatan, tahun depan sudah transaksi pembebasan lahan,” katanya.

Andreas menyatakan sudah membicarakan kebutuhan penambahan luasan lahan TPA Landoh kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Subakti. Dinas LH ditunjuk sebagai panitia pembelian tanah untuk perluasan TPA karena lahan yang akan dibeli kurang dari lima hektare.

“Mengenai harga tanah di sana (sekitar TPA Landoh, red.) mulai dari Rp 100-150 ribu per meter2. Panitia pembelian tanah dari Dinas LH sendiri, karena luas lahan yang dibeli di bawah lima hektare,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

30 Lembaga Keuangan Mikro di Grobogan Diverifikasi OJK

Selengkapnya →