Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Fernando Sales Mundur dari Kursi Pelatih Persijap



Reporter:    /  @ 23:02:09  /  8 Juli 2017

    Print       Email

Melalui instagramnya, Fernando Sales menyatakan diri untuk mundur dari kursi pelatih Persijap. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Jepara – Pelatih Kepala Persijap Fernando Sales menyatakan pengunduran diri, usai laga Persijap melawan Persibat Batang, Sabtu (8/7/2017). Hal itu ia umumkan dalam akun instagramnya @fscoach_37.

“Pertama saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Bu Esti Lestari, Pak Llano, staf dan pemain. Ini (pengalaman melatih di Persijap) adalah pengalaman yang baik dalam hidup saya! Namun sayangnya, hasilnya tak sesuai dengan apa yang saya harapkan, Lalu saya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan saya seperti yang diinginkan oleh suporter. Terima kasih banyak untuk semua yang mendukung saya dan maaf untuk semua yang saya kecewakan. #Persijapjepara #persijapjeparafans selamat tinggal!” tulis Fernando dalam bahasa Inggris.

Pernyataan itu kami konfirmasi langsung kepada sang empunya akun. Dalam perbincangan lewat jejaring pesan Whatsapp, pelatih asal Brazil ini membenarkannya.”Ya saya sangat yakin (dengan keputusan meninggalkan Persijap),” tulisnya, pukul 21.01 WIB.

Ia mengatakan, saat bermain lawan Persibat Batang pemainnya bermain bagus dan sebenarnya tak berhak atas kekalahan. Menurutnya, timnya memunyai banyak sekali kesempatan untuk mencetak angka.

Adapun, pertandingan antara Persijap dan Persibat, berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Batang. 

Sales menyebut, keputusannya itu telah ia komunikasikan dengan Manajer Persijap Llano Mahardika dan pemain. Mereka (Manajemen Persijap) meminta dirinya untuk berpikir ulang, namun pelatih berlisensi A UEFA itu mantap dengan keputusannya. 

Lebih lanjut, keputusannya untuk resign dari kursi pelatih dipicu oleh tindakan dari penonton. “Saya resign karena ada orang yang mencoba memukul saya. Saya tenang dan menghargai semuanya, namun begitu seseorang mencoba untuk tidak menghargai saya, saya juga bisa bersikap sama,” lanjutnya. 

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh suporter itu tidak mencerminkan tindakan warga Jepara ataupun suporter sejati. Sales menganggap, meskipun penonton membayar dan protes, namun mereka tak bisa masuk ke lapangan dan melakukan perbuatan sesuka hati.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

30 Lembaga Keuangan Mikro di Grobogan Diverifikasi OJK

Selengkapnya →