Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Bikin Polusi, Warga Curug Grobogan Tuntut Penutupan Penggilingan Padi



Reporter:    /  @ 17:35:45  /  7 Juli 2017

    Print       Email

Warga Desa Curug mendatangi kantor Kecamatan Tegowanu untuk menuntut penutupan tempat penggilingan padi yang menyebabkan polusi, Jumat (7/7/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Warga Desa Curug, Kecamatan Tegowanu, Grobogan, menggelar aksi damai, Jumat (7/7/2017). Dengan berkonvoi menggunakan motor, sekitar 100 warga bergerak menuju kantor Kecamatan Tegowanu.

Dalam aksinya, warga menuntut penutupan sebuah tempat penggilingan padi di Desa Pepe, Kecamatan Tegowanu. Sebab, lokasi usaha milik Rusdi yang berdekatan dengan perkampungan warga Curug itu sudah menyebabkan polusi udara. Selain menimbulkan polusi, penutupan tempat usaha tersebut perlu dilakukan lantaran belum mengantongi izin dari dinas terkait.

“Kami minta aktivitas penggilingan padi dihentikan. Soalnya tidak punya izin dan menyebabkan polusi,” kata sejumlah warga.

Camat Tegowanu Kasan Anwar menyatakan, tempat penggilingan padi tersebut memang belum memiliki izin usaha. Saat ini, pemiliknya masih mengurus tahapan perizinan.

“Izinnya memang belum ada tetapi sudah diurus. Karena ada keberatan warga maka untuk sementara tempat penggilingan padi itu kita minta tidak beroperasi dulu. Persoalan ini sudah bisa kita selesaikan,” jelasnya. 

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Jepara Hari Ini

Selengkapnya →