Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Warga Siap Jaga 24 Jam, Rencana Penutupan Perlintasan KA di Katong Grobogan Ditunda



Reporter:    /  @ 21:00:59  /  5 Juli 2017

    Print       Email

Acara sosialisasi rencana penutupan perlintasan Kereta di Desa Katong akhirnya menemukan solusi terbaik. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Direktur Keselamatan Direktorat Jenderal Kereta Api Kemenhub Edi Nursalam menegaskan, secara teknis perlintasan tersebut dinilai membahayakan. Sebab, lokasinya berada di tikungan.

Kondisi ini menyebabkan masyarakat tidak bisa melihat kereta yang akan melintas. Demikian juga sebaliknya, masinis juga tak bisa melihat ada warga yang akan melintasi rel.

“Perlintasan itu liar karena tidak ada izinnya. Sesuai aturan, seharusnya langsung ditutup karena membahayakan. Rencana penutupan tersebut untuk keselamatan perjalanan kereta dan juga masyarakat,” kata Edi saat sosialisasi di Balai Desa Katong, Rabu (5/7/2017).

Setelah mendengar langsung aspirasi dari masyarakat, dia bakal mempertimbangkan lagi kebijakan yang akan diambil dan menyampaikan kepada pimpinan. Tetapi, pihaknya meminta harus ada yang menjamin dan bertanggungjawab kalau tidak mau ditutup. Yakni, palang pintu dan ada orang yang menjaga perlintasan.

“Saya akan menunggu surat resmi dari warga untuk mengurus izin agar perlitasan itu tidak jadi liar. Kalau syaratnya lengkap, dalam sekitar sebulan izin itu sudah turun,” ujar Edi. 

Pernyataan tersebut langsung direspons warga yang hadir dalam sosialisasi tersebut. Warga menegaskan siap menjaga palang perlintasan selama 24 jam secara bergantian.

Soal pembangunan palang pintu juga disanggupi warga. Bahkan, secara sponton warga langsung melakukan pengumpulan dana usai acara sosialisasi.

Beberapa pejabat yang hadir juga ikut memasukkan donasi. Hasilnya, terkumpul dana Rp 2.035.000.

“Warga memang menghendaki agar perlintasan tidak ditutup dan siap menjaga. Ini merupakan salah satu solusi konkret yang dilakukan,” kata Pejabat Kepala Desa Katong Sugiyono.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Pendataan Gedung Sekolah Rusak Segera Dilakukan

Selengkapnya →