Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pesantren Babussalam Jepara Gratiskan Biaya Hidup Santri



   /  @ 13:17:47  /  5 Juli 2017

    Print       Email

Beberapa santri dan warga saat mengaji di Pesantren Babussalam, Desa Mulyoharjo, Jepara, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Kholistiono)

MuriaNewsCom, Jepara  – Sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, tiap pondok pesantren (ponpes) memiliki karakteristiknya masing-masing. Di Desa Mulyoharjo, Kecamatan/Kabupaten Jepara ada sebuah ponpes yang cukup kreatif dalam mengelola lembaganya.

Adalah Pondok Pesantren Babussalam di bawah pimpinan KH Sahal Mahfudz yang menggratiskan santri-santrinya.

Bahkan pesantren juga menyiapkan lapangan kerja bagi santri yang bermukim di pondok. Di antaranya tukang ukir kayu, bengkel dan lain sebagainya. “Semuanya gratis di sini. Administrasi, makan dan kitab sudah kita sediakan. Bahkan, kami juga siapkan lapangan kerja,” ujar KH Sahal Mahfudz.

Menurutnya, visi dan misi dari Ponpes Babussalam adalah memberikan pendidikan kepada santri untuk menjadi generasi yang berakhlaqul karimah, dan terampil, serta siap terjun di masyarakat dengan bekal ilmu agama dan keterampilan yang diperoleh di pesantren.

Dirinya menyatakan, pesantren yang diresmikan pada 27 Ramadan 1438 Hijriah tersebut, bermula ketika dirinya memberikan pengajian di Masjid Nurul Iman yang berada di sekitar tempat tinggalnya.

“Antusias masyarakat untuk mengikuti pengajian sangat luar biasa. Bahkan, banyak orang tua meminta anak dan cucunya disuruh untuk belajar ngaji sama saya. Kemudian, saya berfikir untuk memberikan wadah, agar mereka bisa nyaman untuk belajar. Tak hanya belajar saja, tapi santri nantinya bisa memiliki keterampilan kerja,” ungkapnya.

Dirinya berharap, keberadaan pesantren tersebut, dapat berperan serta dalam memberikan pendidikan agama kepada masyarakat, baik di lingkungan sekitar atau masyarakat secara keseluruhan.

KH Sahal juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk mengaji syrariat Islam, baik dari usia dini hingga usia lanjut. “Kami membuka lebar-lebar bagi masyarakat yang ingin belajar di Pesantren Babussalam ini,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Mulai Beralih Fungsi, Anggota Dewan Soroti Penggunaan GOR Simpanglima Purwodadi

Selengkapnya →