Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Rembang Naik Ratusan Persen



Reporter:    /  @ 11:18:38  /  5 Juli 2017

    Print       Email

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat membuka Syawalan di depan Pantai kartini Rembang, Senin (3/7/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Selama libur Lebaran sepekan lalu, kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Rembang melonjak pesat hingga mencapai ratusan persen.  Total pengunjung di berbagai objek wisata Rembang meningkat  hingga 300 persen atau sebanyak  225.700 orang.

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat membuka event Syawalan di depan TRPK Kartini atau Dampo Awang Beach mengatakan, bahwa banyaknya destinasi wisata yang mulai tumbuh di wilayah Kabupaten Rembang merupakan harapan baru bagi warga desa setempat.

“Bagaimana tidak dari pengembangan potensi wisata pertumbuhan ekonomi warga bisa meningkat. Sebab pada saat swayalan ini, merupakan momentum yang sangat strategis  untuk mempromosikan keparwisataan dan budaya yang ada di Kabupaten Rembang. Tentunya semua itu harus dibarengi dengan inovasi,” ujarnya.

Ia meminta ada pembinaan dari Dinas Pariwisata dan tidak saling mematikan antara objek wisata yang satu dengan yang lain.

Terkait Syawalan, pihaknya berharap, Taman Kartini bisa bersaing dengan objek wisata yang lain dan berani tampil beda. Pasalnya, Taman Kartini merupakan satu-satunya objek wisata yang memberikan kontribusi langsung kepada daerah sekitar Rp 1 miliar.

Selain itu, ia juga menyinggung bahwa semua objek wisata di Rembang harus bisa dilakukan pengembangan. Desa juga diharapkan tidak memiliki ego tinggi, pasalnya selama ini desa masih enggan ketika ada tawaran dari pihak lain untuk kerja sama dalam pengelolaan pariwisata. Mereka khawatir potensi tersebut akan diambil alih oleh pihak lain.

“Pemkab tidak akan melakukan itu ( mengambil alih potensi wisata di desa ). Tapi bagaimana wisata itu bisa bertahan panjang, tidak hanya satu sampai tiga tahun saja. Karena dari segi penambahan fasilitas, jika ditangani desa cenderung lambat. Hal itu bahaya ketika rasa bosan orang lebih cepat maka objek wisata tersebut akan ditinggalkan,” terangnya.

Kecepatan untuk berinovasi di suatu objek wisata sangat dibutuhkan untuk menjawab kejenuhan wisatawan.  Dari lonjakan pengunjung yang terjadi menunjukkan wisata di Rembang, saat ini menjadi primadona dan dicintai untuk itu harus dimanfaatkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang Dwi Purwanto menyebutkan, Pantai Karangjahe menjadi destinasi wisata yang paling diminati wisatawan. Dari laporannya kurang lebih 100 ribu orang berkunjung ke pantai yang ada di Desa Punjulharjo itu.

Setelah itu Dampo Awang Beach atau Taman Rekreasi Pantai Kartini menduduki peringkat kedua dengan 50 ribu pengunjung, disusul pantai Caruban 20 ribu wisatawan, hutan mangrove Pasar Banggi 10 ribu ,pantai Nyamplung Indah 6 ribu orang, Pantai Balongan Kragan 6 ribu pengunjung, pantai Benowo Wates 5 ribu. Sedangkan Watu Congol 5 ribu pengunjung, , wisata Kajar Lasem dengan 3500 pengunjung, wisata waduk Panohan dikunjungi 3200 orang, Makam RA Kartini 3 ribu pengunjung, Wana Wisata Mantingan 2500 pengunjung, Pantai Dasun 1500 pengunjung, Museum RA Kartini 1000.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Pendataan Gedung Sekolah Rusak Segera Dilakukan

Selengkapnya →