Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

4 Hal yang Harus Dijaga dan Dihindari Usai Lebaran, Kata Kiai di Kudus Ini



   /  @ 11:03:12  /  4 Juli 2017

    Print       Email

KH Sofiyan Hadi menyampaikan tausiyah dalam halalbihalal keluarga besar Universitas Muria Kudus. (Dokumen UMK)

MuriaNewsCom, Kudus – Pengasuh Pondok Pesantren Entrepreneur Al-Mawaddah Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kudus, KH Sofiyan Hadi berpesan agar usai Lebaran (Idul Fitri) ini, umat senantiasa menjaga empat hal. Empat hal itu adalah tawadhu’, qana’ah, wara’ (wira’i) dan yaqin.

KH Sofiyan Hadi mengutarakan hal itu dalam tausiyahnya pada halal bihalal keluarga besar Universitas Muria Kudus (UMK) di Auditorium Kampus, Senin (3/7/2017). Halal bihalal dihadiri jajaran pengurus Yayasan Pembina (YP) UMK, Rektor, para dekan, dosen dan karyawan.

‘’Ramadan telah telah lewat. Dan seiring dengan Idul Fitri ini, semoga kita semua masuk dalam kategori umat yang muttaqin, umat yang bertakwa,’’ ujarnya di depan ratusan pimpinan, dosen, karyawan dan staf akademik yang hadir.

Dalam halal bihalal yang dibuka oleh Rektor Dr Suparnyo itu, Sofiyan mengemukakan, tawadhu’ atau rendah hati, merupakan salah satu ciri ketakwaan orang Islam. ‘’Maka jadilah orang yang rendah hati, apapaun jabatan yang Anda miliki,’’ pesannya.

Hal lain, yaitu seorang Islam itu harus bisa menjadi orang yang qana’ah (kaya hati). Lalu haru wara’ (wira’i), yaitu memastikan kehalalan apa yang dipakai dan dikonsumsi, serta harus yaqin. ‘’Dalan berdoa, orang Islam harus penuh keyakinan,’’ tambahnya.

Selain pesan-pesan itu, KH Sofiyan mengingatkan agar senantiasa menghindari ‘4 M’ yang merusak. 4 M itu adalah merasa berkuasa, merasa pandai (cerdas), merasa kaya, dan merasa ‘alim. ‘’Empat hal ini harus dihindari,’’ tuturnya.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

30 Lembaga Keuangan Mikro di Grobogan Diverifikasi OJK

Selengkapnya →