Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Cantrang Dibatasi, Panitia Sedekah Laut Rembang Sambat



Reporter:    /  @ 16:56:57  /  2 Juli 2017

    Print       Email

Sejumlah nelayan mengikuti acara grebek syawalan Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Adanya  pembatasan terhadap operasi jaring cantrang oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) pusat, kini berdampak pada aktivitas seluruh kegiatan nelayan. Salah satunya adalah berkurangnya kelompok nelayan dalam perayaan grebek syawalan yang biasa digelar secara rutin oleh para nelayan pesisir Desa Tasing Agung Rembang.

Ketua Panitia penyelenggara Pujianto mengatakan, pelarangan cantrang mengurangi aktifitas dan pendapatan para nelayan di Rembang.Hal itu memberikan dampak, berkurangnya jumlah peserta perayaan grebek syawalan tahun ini.Meski begitu, hal tersebut juga tak menghilangkan seluruh hiburan yang biasa diadakan.

Hanya saja pada rentetan peringatan sedekah laut kali ini, jumlahnya ada yang dikurangi. Selain itu, panitia memilih mengadakan hiburan yang murah dibandingkan tahun sebelumnya.

“Setelah mengadakan rapat, kami memutuskan untuk tetap mengadakan hiburan seperti ketoprak, dangdut, dan yang lainnya tapi tetap hiburan yang lebih murah biayanya,” jelasnya.

Pria yang akrab dengan panggilan Antok itu menyebutkan, jika jumlah peserta tidak lebih dari 60 peserta atau kelompok. Hal itu jauh dibawah jumlah peserta pada tahun-tahun sebelumnya yang diikuti lebih dari 200 peserta atau kelompok.

“Jumlah pesertanya menyusut banyak mas, kalau tahun lalu lebih dari 200 peserta. Tetapi tahun ini, hanya sekitar 60 peserta atau kelompok saja” pungkas Antok.

Berdasarkan pantauan, arus lalu lintas pantura, terpaksa dialihkan melalui jalan lingkar Waru – Galonan – hingga Tireman, atau pertigaan soklin, untuk menghidarkan macet keramaian perayaan grebek syawalan.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kabid Humas Polda Jateng: Polisi Harus Melek Media Sosial

Selengkapnya →