Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Sajian Kian Lengkap, Bupati Kudus Apresiasi Tradisi Sewu Kupat



   /  @ 12:46:34  /  2 Juli 2017

    Print       Email

Bupati Kudus Musthofa saat melakukan tradisi sewu kupat, Miggu (2/7/2017). (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus Musthofa mengapresiasi tradisi sewu kupat tahun ini. Orang nomor satu di Kota Kretek ini bahkan menyebut tradisi tahunan itu mencapai puncaknya tahun ini.Itu lantaran sajian tradisi sewu kupat tahun ini semakin bagus. Pernyataan tersebut diungkapkan Musthofa pada media saat acara tersbt digelar di Taman Ria Colo, Dawe, Minggu (2/7/2017). 

Musthofa mengatakan, tradisi Parade Sewu Kupat Kangjeng Sunan Muria ini digelar tiap tanggal 8 Syawal. Tujuannya untuk ngalap berkah salah satu walisongo pada tahun ini luar biasa. 

“Kami bersama para penggagas sewu kupat inilah yang memunculkan tradisi ini. Bersama saya, di tangan merekalah kreativitas tradisi ini lahir,” kata Bupati Kudus sebagai penggagas sewu kupat yang namanya tercatat pada sebuah batu prasasti tentang tradisi ini.

Seusai penyerahan piagam bagi penggagas tradisi ini, lebih lanjut bupati mengatakan bahwa tradisi yang sudah sepuluh tahun ada di Colo ini sebagai wujud rasa syukur atas limpahan berkah dari Allah SWT. Kekayaan alam dan budaya tentu butuh kesadaran semua pihak untuk melestarikan dan mengembangkannya.

“Kami ingin, potensi dan budaya yang ada di Kudus/Muria ini dikenal luas. Dari Kudus menuju Indonesia untuk menguasai dunia,” harapnya.

Sebagai wujud pelestarian budaya di Muria ini, Bupati Kudus menyerahkan buku ‘Mitologi Ritual di Kaki Muria’ pada Dinas Dikpora dan berbagai sekolah. Harapannya, anak-anak bisa menghargai budaya sebagai potensi keberkahan dan ritual yang tidak boleh dilupakan dan harus dilestarikan.

“Terima kasih semua pihak. Sewu kupat dengan makna jamak tentang kebersamaan ini harus tetap dilestarikan sampai kapanpun,” pungkasnya yang berharap Muria dan Kudus ini menjadi pusat hadirnya para wisatawan dari berbagai daerah.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kemunculan Bunga Bangkai di 4 Kecamatan Bikin Geger Warga Grobogan

Selengkapnya →