Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Nelayan Masih Lebaran, Harga Ikan di Rembang Melambung



Reporter:    /  @ 11:30:54  /  1 Juli 2017

    Print       Email

Suasana Tempat Pelelangan Ikan Tasikagung Rembang sebelum libur melaut pada H-7 Lebaran lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Sejak sepekan sebelum Lebaran hingga kini, nelayan di Kabupaten Rembang banyak yang libur melaut. Mereka menikmati waktu untuk berlebaran bersama keluarga.

Alhasil ini berdampak pada melonjaknya harga ikan laut di pasaran. Pasalnya, hingga sepekan setelah Lebaran pun masih banyak nelayan yang belum melaut mencari ikan.

Hal ini diakui Rosidi (43), nelayan dari Tasikagung Rembang. Ia menyebut, nelayan di Rembang biasa libur melaut mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, atau satu pekan setelah kupatan. Ia pun menyadari jika hal itu berdampak pada harga ikan di pasaran, karena stok yang semakin sedikit.

“Sebelum libur melaut, harga jenis ikan munir perkilonya seharga Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu. Namun jadi Rp 10 ribuan per kilogram,” katanya.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, kenaikan harga tersebut juga pada ikan jenis demang dan ikan kakap merah.

Ikan demang yang semula Rp 8 ribu hingga Rp 9 ribuan, sekarang naik sekitar Rp 10 ribuan ke atas. “Ikan kakap semula Rp 40 ribuan dan sekarang bisa lebih dari itu,” paparnya.

Dia melanjutkan, liburnya para nelayan dari aktivitas  melaut sejak H-7 kemarin itu memang untuk merayakan Lebaran. Ia mengaku baru akan kembali meluat setelah acara Syawalan berakhir.

“Untuk melautnya kembali nanti setelah syawalan. Dan itupun nantinya tergantung rekan-rekan lainnya. Sebab melaut juga masih membutuhkan modal besar atau bekal yang mencukupi,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Pendataan Gedung Sekolah Rusak Segera Dilakukan

Selengkapnya →