Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Tak Habis Rp 50 Ribu Bisa Puas Piknik di Pantai Karangjahe Rembang



Reporter:    /  @ 09:37:08  /  1 Juli 2017

    Print       Email

Salah seorang wisatawan Pantai Karangjahe asal Kudus yang menyempatkan menyewa perahu karet seharga Rp 25 ribu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Pantai Karangjahe di Desa Punjulharo, Rembang, semakin populer. Saat musim libur Lebaran kali ini, ribuan orang dari berbagai daerah memadati pantai berpasir putih ini setiap harinya.

Pantai ini menjadi jujugan karena tempatnya yang luas dan indah, serta cocok untuk berenang, dan bermain pasir. Tak hanya itu, piknik di tempat ini tak perlu menguras isi dompet, karena dengan hanya membawa uang yang sedikit pun sudah bisa puas menikmati keindahan Pantai Karangjahe.

Bahkan uang tak lebih dari Rp 50 ribu, sudah bisa puas piknik bersama keluarga di Pantai Karangjahe. Ini juga yang dialami Farida Hasanah (34), warga Desa Barongan, Kecamatan Kudus, yang menghabiskan libur Lebaran di pantai tersebut.

“Saya berwisata ke Karangjahe ini seusai bersilatirahmi ke keluarga yang ada di Blora dan Rembang. Dan sebelum pulang ke Kudus, kita wisata dulu ke sini,” kata Farida.

Bersama keluarga ia datang mengendarai sebuah mobil. Untuk masuk ke objek wisata ini, pengelola taka menarik tiket masuk, hanya membebani biaya parkir. Untuk parkir mobil tarifnya sebesar Rp 10 ribu.

“Saat masuk kita hanya dipungut biaya Rp 10 ribu per mobil. Ya murah sekali sih. Sebab biayanya hanya dipungut per mobil dan bukan perorangan,” ujarnya.

Setelah masuk, pengunjung bisa dengan bebas bermain. Entah berenang, bermain pasir, atau hanya sekadar duduk-duduk menikmati panorama pantai.

Saat itu Farida memutuskan menyewa perahu karet untuk digunakan bermain di pantai. Tarif sewanya sebesar Rp 25 ribu. Tak ada pembatasan waktu untuk sewa perahu karet ini, sehingga bisa digunakan sampai sepuasnya.

Sampai di sini, biaya yang dikeluarkanya baru Rp 35 ribu, dan sudah bisa piknik dengan nyaman. Jika belum puas dengan hanya bermain menggunakan perahu karet, di lokasi pantai juga disediakan penyewaan ATF atau bisa naik perahu berkeliling. Tentu dengan tarif yang berbeda.

“Di sini kondisinya bersih, pasirnya putih. Terlebih lagi wahana alat pemainannya juga sangat terjangkau,” paparnya.

Hanya satu hal yang membuat Farida ada yang kurang. Yakni menu makanan yang dijajakan para pedagang di kompleks pantai. Ia menyebut, menunya hanya sekadarnya saja dan tak banyak pilihan.

“Kalau bisa menu-menu seperti makanan khas Rembang bisa dijajakan. Supaya bisa banyak pilihan. Kalau masalah harga ya setidaknya bisa diseragamkan. Supaya penjual satu dengan lainnya bisa seragam,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Dukungan Pusat dan Pemprov untuk Tuntaskan Perbaikan Gedung SD Rusak

Selengkapnya →