Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

50 Ribu Anak di Grobogan Sudah Punya Kartu Identitas Anak



Reporter:    /  @ 18:12:25  /  23 Juni 2017

    Print       Email

Kepala Dispendukcapil Grobogan Moh Susilo menunjukkan salah satu berkas pemohon KIA. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Animo warga untuk mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak yang berusia kurang 17 tahun ternyata cukup tinggi. Indikasinya, hingga pertengahan bulan Juni ini sudah ada 50 ribu anak yang memiliki KIA.

Kepala Dispendukcapil Grobogan Moh Susilo menyatakan, pada awal tahun 2017, pihaknya menyediakan blangko KIA sebanyak 60 ribu unit. Saat ini, blangko tinggal tersisa 10 ribu unit saja.

“Kita perkirakan blangkonya tidak mencukupi hingga akhir tahun. Sehingga pada perubahan APBD 2017 kita akan tambah blangko KIA sebanyak 40 ribu lagi. Jadi nanti blangko keseluruhan yang kita siapkan ada 100 ribu,” jelasnya.

Susilo menjelaskan, jumlah penduduk Grobogan di bawah usia 17 tahun cukup banyak. Dari data akhir Mei 2017, jumlahnya mencapai 381.597 orang.

Masih dikatakannya, untuk memperluas cakupan kepemilikan KIA, pihaknya sudah melakukan beberapa upaya. Antara lain, menggandeng sekolah PAUD, TK dan SD untuk mendaftarkan muridnya secara kolektif guna mendapatkan KIA.

Kemudian, meluncurkan program pelayanan 3 in 1 sejak akhir 2016 lalu. Yakni, memberikan bonus 3 dokumen kependudukan pada bayi yang lahir instalasi kesehatan tertentu yang sudah menjalin kerja sama dengan Dispendukcapil. Bonusnya berupa kartu keluarga baru, akta kelahiran, dan kartu identitas anak (KIA) gratis.

Untuk sementara hanya bayi yang lahir di tujuh tempat saja yang bisa tercakup program tersebut. Yakni, di RSUD, RS Permata Bunda, RS Panti Rahayu dan Rumah Sakit Islam yang ada di Kota Purwodadi.

Kemudian, bayi yang lahir di tiga klinik kesehatan dan persalinan. Masing-masing, klinik Ganesha Husada dan Luqi Medika di Purwodadi serta klinik Tombo Ati di Kecamatan Grobogan.

“Sementara kita baru kerja sama program 3 in 1atau paket hemat di tujuh tempat itu. Targetnya, kita bisa kerjasama dengan semua instansi kesehatan secara bertahap,” jelas Susilo.

Susilo menambahkan, bagi orang tua yang ingin mengurus KIA bagi anaknya, bisa lewat online atau datang ke kantornya. Syarat untuk mengurus KIA antara lain, foto kopi KK dan KTP serta pas foto 1 lembar bagi anak yang usianya lebih 5 tahun.

 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kabid Humas Polda Jateng: Polisi Harus Melek Media Sosial

Selengkapnya →