Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Dinilai Layak Bersaing, Promosi Produk UMKM Grobogan Perlu Digencarkan



Reporter:    /  @ 14:43:51  /  20 Juni 2017

    Print       Email

Bupati Grobogan Sri Sumarni meninjau stan produk UMKM di lokasi penutupan pasar murah. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni mengaku cukup bangga dengan banyaknya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Grobogan. Hal itu dilontarkan Sri saat menghadiri penutupan pasar murah di halaman Setda Grobogan, Selasa (20/6/2017).

“Produk-produk yang dihasilkan UMKM dalam pameran ini cukup bagus. Dari kemasannya juga sudah baik dan menarik. Produk ini tampaknya sudah bisa bersaing dengan daerah lainnya,” katanya saat meninjau stan produk UMKM di lokasi pasar murah tersebut.

Sri menyatakan, meski jumlah pelaku UMKM terus bertambah namun beberapa masalah klasik masih dialami para pengusaha tersebut. Salah satunya adalah soal pemasaran yang dinilai sebagian pengusaha sebagai permasalahan utama.

Menurutnya, jika selama ini masih banyak pelaku usaha yang memasarkan barangnya secara tradisional. Khususnya, pelaku usaha yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Oleh sebab itu, perlu adanya sebuah terobosan baru buat pengusaha tersebut agar memasarkan produknya dengan cara-cara yang lain dari biasanya.

“Soal pemasaran ini memang jadi masalah besar bagi kalangan UMKM di samping soal modal. Untuk itu, pemkab sudah pasti akan berusaha semaksimal mungkin membantu persoalan yang dihadapi pengusaha kecil ini. Salah satunya dengan lebih mengencarkan promosi produk UMKM kita,” tegasnya.

Sementara itu, ratusan paket sembako yang digelar dalam penutupan pasar murah di halaman Setda hari ini semuanya habis dibeli warga. Bahkan, warga sempat saling berebut demi mendapatkan sembako dengan dengan harga terjangkau.

Kasubag Bina Sarana Perekonomian Yudono menyatakan, dalam pasar murah ini dialokasikan beras sebanyak 60 ton beras. Selain beras, ada beberapa kebutuhan pokok lainnya. Yakni, 16.000 liter minyak goreng, 16 ton gula pasir, sirup 8.000 botol, telur 6 ton, dan mi instan sebanyak 40.000 bungkus.

Kegiatan seperti ini sudah jadi agenda rutin tiap tahun. Selain dari pemkab, kegiatan ini juga didukung berbagai pihak yang akan membuka stand. Seperti, PKK,  dharma wanita, HKTI, BUMD dan asosiasi UMKM.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kemunculan Bunga Bangkai di 4 Kecamatan Bikin Geger Warga Grobogan

Selengkapnya →