Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Aksi Maling Gasak Rp 12 Juta di Toko Sepeda di Jepara Terekam CCTV



Reporter:    /  @ 15:38:40  /  16 Juni 2017

    Print       Email

Aksi maling yang gasak uang Rp 12 juta di toko sepeda di Jepara terekam CCTV. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Jepara – Maling menyatroni sebuah toko sepeda Muria Jaya, di Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Rabu (14/6/2017). Aksinya sempat terekam kamera tersembunyi, pelaku terlihat mencomot segepok uang di laci toko tersebut, sebesar Rp 12 juta. 

Rekaman aksi pencuri tersebut pun tersebar di dunia maya. Seperti yang diunggah akun facebook Roger Aji Asih, di grup jual beli Lapak Welahan Jepara, Jumat (16/6/2017). Dalam video berdurasi 2 menit 15 detik itu memperlihatkan, bagaimana si maling yang berperawakan seperti bocah ABG itu menggasak uang di toko sepeda, yang lengang ditinggal penjaganya. 

Terlihat, pelaku mengenakan kaus hitam bertuliskan “NDX AKA” di bagian belakang dan mengenakan topi dominan warna putih. Sebelum melakukan aksinya, ia terlihat mengawasi suasana toko dan berjalan mondar-mandir. 

Sampai akhirnya, tangan si pelaku mengulik sebuah laci dan mencoba kunci yang tergeletak tak jauh. Sambil celingukan, ia lalu mengambil tumpukan uang yang ada di laci, dan mengantonginya. 

Kapolsek Mlonggo AKP Maryono menyatakan, sesaat setelah kejadian, pihaknya bersama tim identifikasi Polres Jepara merapat ke TKP.

“Kami bersama tim identifikasi sudah mengecek lokasi, untuk salinan rekaman sendiri sekarang dibawa ke Mapolres Jepara,” tuturnya, Jumat siang. 

Menurutnya, kejadian itu diduga bermula dari kelengahan penjaga toko, yang tidak memperhatikan keadaan sekitar. Meskipun toko telah dilengkapi dengan pengindera jarak jauh (CCTV), namun Kapolsek Mlonggo mengingatkan agar selalu waspada. 

Adapun kejadian pada saat itu terjadi pada pukul 09.30 WIB, di toko milik Arif Budiyanto Desa Srobyong RT 4 RW 1. “Di sana (toko) sudah ada penjaga, namun pada saat kejadian penjaga meninggalkan toko dalam keadaan kosong, pergi ke samping toko, selama 30 menit. Setelah kembali ke tempatnya bekerja, penjaga menyadari bahwa laci toko yang dijaganya telah terbuka. Sementara uang yang ada di dalamnya amblas. Jumlahnya sebesar Rp 12 juta,” ujar Maryono. 

Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. 

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Pendataan Gedung Sekolah Rusak Segera Dilakukan

Selengkapnya →