Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Ini Sebabnya Truk Masih Banyak Nekat Lewat Jalur Dalam Kota Rembang



Reporter:    /  @ 17:29:49  /  15 Juni 2017

    Print       Email

ILUSTRASI

MuriaNewsCom,Rembang – Kondisi jalur Jalan Lingkar Selatan (JLS) Rembang mulai Pertigaan Soklin hingga Perempatan Galonan  kini rusak parah. Hal ini mengakibatkan banyak pengguna jalan terperosok jalan berlubang. Hal ini pula yang menyebabkan truk besar nekat melewati jalur dalam kota, khususnya arus dari Blora menuju Pantura.

Meski demikian, untuk tahun ini, jalan tersebut hampir dipastikan batal untuk dilakukan perbaikan. Hal itu disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz. Sebab, pihak pemerintah kabupaten belum dapat menganggarkannya pada APBD 2017, termasuk di APBD Perubahan.

Namun ia menjamin perbaikan JLS akan dilakukan pada tahun 2018, sekaligus dengan menyebutkan besarnya anggaran yang akan digelontorkan, yakni Rp 25 miliar, dan model perbaikan dengan pembetonan.

“Tahun 2018 JLS dianggarkan dengan perbaikan pembetonan selebar 7 meter. Jalan itu adalah khusus untuk jalur kendaraan berat. Lubang jalan parah dan masyarakat sana selalu was-was kalau ada truk melintas,” katanya.

Pada sebuah kesempatan di Desa Kadiwono Kecamatan Bulu, Kamis (15/6/2017), pihaknya sebenarnya berharap kepada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bisa membantu penanganan kerusakan jalan ini.

“Sebab meskipun tidak diperbaiki secara optimal tetapi setidaknya bisa mengurangi tingkat kerusakan sehingga tidak membahayakan truk besar,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

DPC PDIP Kudus Buka Penjaringan Calon Bupati

Selengkapnya →