Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Bupati Berharap Peserta KKN Bisa Ikut Kembangkan Potensi Desa di Rembang



Reporter:    /  @ 03:04:25  /  13 Juni 2017

    Print       Email

Puluhan mahasiswa dari UGM akan menjalankan KKN di Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Sebanyak 60 mahasiswa dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Kabupaten Rembang. Mereka secara resmi diterima langsung oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz di Aula Lantai IV Kantor Bupati Rembang, Senin (12/6/2017).

Dalam kesempatan itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz sangat mengapresiasi pihak UGM yang telah memilih Rembang menjadi salah satu lokasi KKN mahasiswa. Menurutnya, program tersebut akan membawa manfaat bagi kedua desa bahkan mungkin bisa dirasakan 294 desa / kelurahan yang ada.

Bupati menambahkan, jika pertumbuhan ekonomi di Rembang cukup bagus yakni 5, 49 persen. Angka tersebut di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,1 persen.

Salah satu faktor yang mengangkat ekonomi Rembang adalah sektor pariwisata. Dalam hal ini pemkab sendiri telah membuat konsep Samudra Wela untuk mengembangkan wisata meliputi Pasar Banggi, Tritunggal, Punjulharjo, Gedungmulyo, Dasun dan Tasiksono. Semuanya berada di pesisir pantai.

”Pariwisata di kawasan tersebut selama ini memang belum maksimal. Barangkali dari mahasiswa ini bisa melakukan penelitian di kawasan pantai di Rembang,”ungkapnya.

Sekda Rembang Subakti menambahkan, di Desa Tritunggal, mahasiswa mungkin bisa memberikan ide atau gagasan bagaimana mengembangkan Tritunggal menjadi desa wisata yang lebih maju lagi. Hal tersebut tentu diperlukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat dan desa tetangga.

“Kemudian, untuk Dadapmulyo, ini wacananya kita dorong menjadi kawasan agropolitan. Kota yang memiliki pertanian yang sangat bagus. Di sana ada padi, melon dan lombok, ” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa UGM Reno Suryo menyebutkan, mahasiswa akan dibagi menjadi dua tim yakni tim yang KKN di Tritunggal Rembang dan Dadapmulyo Sarang. Masing- masing tim terdiri atas 30 mahasiswa. Sampai 4 Agustus mendatang, mereka akan melaksanakan berbagai program untuk membantu kemajuan Desa Tritunggal dan Dadapmulyo.

“Ada lima program yang akan dijalankan selama di Dadapmulyo, yakni infrastruktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan dan temanya mencakup irigasi, pengolahan sumber daya makanan serta pengolahan hasil limbah. Untuk di Tritunggal, tema besar yang diangkat adalah menuju desa wisata yang berbasis pendidikan, ” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Mulai Beralih Fungsi, Anggota Dewan Soroti Penggunaan GOR Simpanglima Purwodadi

Selengkapnya →