Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Ini Kata Pelatih Persijap Usai Laga Uji Coba Lawan Sragen FC Pacitan



Reporter:    /  @ 14:01:39  /  12 Juni 2017

    Print       Email

Para pemain Persijap menjalani pemanasan jelang uji coba melawan SU Pacitan FC. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Jepara – Persijap Jepara kembali menelan kekalahan pada laga uji coba, Minggu (11/6/2017) Laskar Kalinyamat ditekuk Sragen FC Pacitan 2-1. Hasil buruk itu menjadi yang kedua, setelah sebelumnya tumbang di Stadion Jatidiri dikalahkan PSIS Semarang Sabtu (3/6/2017) dengan skor 1-0.

Perlu diketahui, pada babak pertama, Persijap berhasil unggul terlebih dahulu lewat gol Hendriko, 0-1. Di paruh kedua, tim tuan rumah Sragen FC Pacitan, membalikan keadaan dengan mencetak dua gol lewat kaki Okka. Pertandingan berakhir bagi keunggulan tuan rumah 2-1. 

Kepada MuriaNewsCom, Pelatih Persijap Fernando Sales memaparkan evaluasi pertandingan. Ia mengaku tak senang akan hasil yang dicapai. 

“Di babak pertama kami tampil mengontrol permainan. Banyak kesempatan untuk membuat lebih dari satu gol. Permainan yang mengesankan,” ujarnya, via perpesanan multimedia, Minggu malam (12/6/2017). 

Setelah turun minum, Fernando mengaku mengubah komposisi pemain. Ia ingin memberikan kesempatan pada beberapa penghuni bangku cadangan untuk menunjukan kemampuan mereka. 

Hal itu ia lakukan untuk mengevaluasi kinerja tim. Namun sayang, performa yang ditunjukan oleh pemainnya tak seperti babak pertama. 

“Hari ini memberikan perasaan yang beragam pada saya. Babak pertama kami memainkan permainan yang menarik, sangat vertikal, dengan beberapa kombinasi. Babak kedua tim tak menunjukan gairah dan semangat yang sama seperti babak pertama. Dan untuk bermain di Liga 2 harus mempunyai gairah, semangat dan komitmen yang lebih daripada teknik,” imbuhnya. 

Terkait hasil tersebut, Fernando mengaku mahfum dengan kritikan, kekecewaan dan kemarahan dari para penggemar akan hasil yang diraih. Dirinya juga merasa tidak senang akan hasil yang diperoleh. 

“Saya yang pertama tak senang akan hasil yang diperoleh. Saya adalah yang pertama marah terutama kepada diri saya sendiri karena tidak memenangkan pertandingan,” lanjut Fernando. 

Sekembalinya ke Jepara, tim pelatih mengaku tak ada waktu untuk menyesali kekalahan dan mengeluh. Pada Senin (12/6/2017) ia langsung berlatih di Stadion Gelora Bumi Kartini. 

Terakhir, ia memberikan pujian pada beberapa pemain yang menunjukan permainan bagus saat melawan SFC Pacitan. Di antaranya Adit yang bermain sebagai playmaker, Saddan yang bermain sangat bagus setelah sembuh dari cidera. 

Pada lini belakang ia memuji penampilan back Sabil dan Rico yang dinilainya sangat solid. “Abrian meskipun terbilang masih anak-anak namun karakternya sangat impresif. Performa yang bagus ditunjukan sebagai tim. Dan sebagian individu menunjukan penampilan yang bagus. Saya tak suka berbicara tentang individu tertentu, namun kali ini beberapa di antaranya menunjukan permainan bola yang bagus,” pungkas Fernando.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Nonton Karnaval, Bupati Grobogan Dibikin Kaget dengan Penampilan Kabag Pemdes

Selengkapnya →