Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kasus Dugaan Pungli Pencalonan Perangkat Desa di Ngemplak Kidul Pati Dilaporkan ke Polda Jateng



Reporter:    /  @ 13:00:53  /  12 Juni 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Pati – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) terkait pencalonan perangkat desa di Desa Ngemplak Kidul, Margoyoso, Pati dilaporkan ke Polda Jawa Tengah. Aduan dugaan pungli dilakukan warga setempat, Moh Safuan.

“Proses pengisian perangkat desa disertai pembayaran biaya pendaftaran sebagai bakal calon perangkat desa sebesar Rp 1 juta. Penetapan itu tanpa ada landasan hukum yang sah, sehingga kami anggap sebagai pungli,” ujar Safuan, Senin (12/6/2017).

Dalam tata tertib pendaftaran bakal calon perangkat Nomor 141.1/01/PAN PPD/2016 pada 16 Juli 2016 poin 7 menyebutkan, bakal calon diwajibkan menyerahkan biaya pendaftaran sebesar Rp 1 juta dan apabila sampai batas waktu pendaftaran berakhir, para calon tidak dapat melunasi maka berkas lamaran dikembalikan karena dianggap tidak memenuhi syarat.

Menurut Safuan, tidak ada undang-undang yang mengatur biaya pendaftaran sebagai syarat untuk mengikuti proses pengisian perangkat desa. Terlebih, kata dia, penetapan aturan terkait biaya pendaftaran ditetapkan sepihak oleh ketua panitia yang tak lain sekretaris desa setempat, Sukmono.

Hal itu yang membuat Safuan membawa persoalan tersebut ke Polda Jateng. Dia berharap, kasus tersebut bisa diproses Tim Saber Pungli, sehingga bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Indonesia supaya terbebas dari modus korupsi di tingkat desa.

“Presiden Jokowi sudah menginstruksikan untuk memberantas pungli. Kalau di setiap pengisian perangkat desa ada pungutan tanpa disertai landasan hukum, bagaimana nasib orang-orang yang kompeten tapi tidak punya uang,” imbuhnya.

Wakil Direktur Reskrimum Polda Jateng AKBP Zain Dwi Nugroho menyatakan sudah menerima surat aduan tersebut. Namun, surat aduan itu sudah dilimpahkan dan ditangani Tim Tindak Saber Pungli Polres Pati pada 18 Mei 2017.

“Mengingat locus delicti dan pihak-pihak yang diduga berada di wilayah hukum Polres Pati, untuk efektivitas penanganan lebih lanjut diserahkan Kapolres Pati agar ditangani Tim Tindak Saber Pungli Polres Pati,” ungkap AKBP Zain.

Adapun perkembangan penanganan pengaduan tersebut diminta untuk secara aktif dilaporkan kepada Dirreskrimum Polda Jateng.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Eks Mucikari di Lokalisasi Dorokandang Diberikan Pendampingan

Selengkapnya →