Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ratusan Warga Banjarejo Grobogan Tunggu Waktu Sahur dengan Melihat Aktivitas Penggalian Fosil



Reporter:    /  @ 06:00:59  /  12 Juni 2017

    Print       Email

Warga rela begadang menunggu waktu sahur dengan melihat aktivitas pencarian fosil di Banjarejo, Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Proses penggalian lokasi penemuan fosil gajah purba di Desa Banjarejo, Grobogan, terus dilakukan. Areal penggalian juga diperluas seiring bertambahnya fosil yang terlihat pada kedalaman sekitar 2 meter tersebut.

Lantaran saat ini bulan puasa, proses penggalian sengaja dilakukan pada malam hari. Meski demikian, ratusan warga sekitar tampak antusias datang ke lokasi penggalian. Bahkan, mereka rela menunggu hingga waktu sahur tiba.

“Sudah empat hari ini kita mulai melakukan penggalian. Tiap malam, banyak warga yang datang ke lokasi,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik, Senin (12/6/2017) dini hari.

Penemuan fosil hewan purba jenis stegodon atau gajah kali ini dinilai fenomenal. Sebab, jumlahnya cukup banyak. Bahkan, diperkirakan potongan tubuhnya hampir lengkap.

“Ada beberapa potongan tubuh yang sudah terlihat. Ada bagian kaki dan juga gading,” cetusnya.

Fosil tersebut ditemukan di tegalan milik Mbah Rusdi (70), warga yang tinggal di Dusun Kuwojo. Penemuan fosil terjadi secara tidak sengaja pada Kamis (8/6/2017).

Ceritanya, pemilik tegalan waktu itu berencana membuat sumur gali untuk menampung air buat persiapan musim kemarau. Saat menggali tanah pada kedalaman 1,5 meter, terlihat ada benda mirip tulang berukuran cukup besar.

Penemuan itu selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa dan komunitas pecinta fosil Banjarejo. Setelah dicek ke lokasi, benda yang ada dalam galian sumur itu ternyata fosil hewan purba.

“Kita sudah koordinasikan dengan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran terkait penemuan ini. Rencananya, hari ini tim dari BPSMP akan ke Banjarejo untuk mengangkat fosil. Kita hanya membantu menggali arealnya untuk memudahkan evakuasinya,” jelasnya. 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Lebaran, Rutan Jepara Disesaki Pembesuk

Selengkapnya →