Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Puluhan Sopir Bus Bejeu Mendadak Dites Urine



Reporter:    /  @ 15:03:21  /  9 Juni 2017

    Print       Email

Proses pengujian urine oleh Satnarkoba Polres Jepara, kepada awak bus PO Bejeu, Jumat (9/6/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Puluhan sopir Perusahaan Otobus (PO) Bejeu jurusan Jepara-Jakarta dites urine, Jumat (9/6/2017). Tujuannya, untuk mengetahui apakah mereka terkontaminasi narkoba atau tidak. 

Kegiatan tersebut juga merespon tertangkapnya sopir dan kondektur bus Bejeu yang tertangkap oleh jajaran Polrestabes Semarang, karena bertransaksi sabu-sabu, Senin (5/6/2017). 

Tes urine dilakukan di pool PO Bejeu pada pukul 10.00 WIB. Tercatat, sekitar 50 lebih sopir dan kru bus yang mengikuti kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, tes dilakukan oleh tim dari Satnarkoba dan Satlantas Polres Jepara. 

Hasilnya, puluhan pengemudi bus jurusan Jepara-Jakarta tersebut negatif menggunakan narkoba. 

“Untuk tes urine ini berkaitan dengan keselamatan penumpang, agar jangan sampai mengonsumsi narkoba, yang nantinya bisa sebabkan kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Hendro Arsiyanto Kepala Satuan Anti Narkoba Polres Jepara. 

Menurutnya, tes ini bukan yang terakhir. Sesuai permintaan pihak manajemen akan ada lagi tes yang dilakukan menjelang Lebaran. 

Disinggung tes narkoba pada pengemudi PO lain, Hendro mengatakan, hal itu akan dibicarakan dengan pihak manajemen masing-masing. Sedangkan untuk sopir angkutan lain, pihaknya akan menyelenggarakan operasi gabungan dengan instansi lain seperti Dinas Perhubungan, langsung di terminal ataupun jalan. 

Sementara itu, Director General Affair PO Bejeu Jalal Mujtaba merespon positif langkah yang ditempuh pihak kepolisian. Terkait anak buahnya yang terjerat narkoba di Semarang, ia mengaku kecolongan. 

”Kita kecolongan terhadap adanya kasus yang terjadi di Polrestabes Semarang. Kedepannya jangan sampai terjadi lagi. Kalau untuk pengawasan, kami telah melakukannya secara ketat, setiap Minggu kami panggil sopir-sopir untuk dievaluasi, bicara empat mata dengan kami,” katanya. 

Kedepan, ia akan meningkatkan kerja sama dengan Polres Jepara terkait tes narkoba bagi anak buahnya. Jalal mengaku akan mengikuti prosedur pemeriksaan, apakah dilakukan tiga bulanan, enam bulanan ataupun insidentil. 

“Jumlah sopir kami ada 100 orang. Untuk yang belum dites urine akan dilakukan pada tahap selanjutnya. Rencananya pengetesan narkoba ini akan dilakukan dalam tiga tahap,” imbuhnya.

Ditanya mengenai anak buahnya yang tertangkap di Semarang, ia mengaku menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme hukum. Ia juga akan bekerja sama dengan kepolisian, bila ada satu diantara armadanya dilakukan untuk mengumpulkan bukti lanjutan. 

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kemunculan Bunga Bangkai di 4 Kecamatan Bikin Geger Warga Grobogan

Selengkapnya →