Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pemantauan Peredaran Elpiji 3 Kg di Kudus Digalakkan



Reporter:    /  @ 19:11:34  /  7 Juni 2017

    Print       Email

Pantauan Pemkab Kudus terhadap penjual gas elpiji 3 kg di salah satu toko. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pemkab Kudus gencar melakukan pemantauan harga elpiji 3 kg seiring kian dekatnya Lebaran. Hal tersebut dilakukan agar harga tidak meningkat drastis.

Kabid Faslilitasi Perdagangan Promosi dan Perlindungan Konsumen Kudus Imam Prayetno mengatakan, lonjakan harga gas elpiji 3 kg biasanya terjadi saat bulan puasa seperti ini. untuk memastikan kondisi harga masih normal, pemantauan dilakukan.

“Seperti hari ini, Rabu (7/6/2017) dilakukan pantauan harga dan pendistribusian epiji 3 kg,” kata Imam.

Hasilnya, ada sejumlah toko yang menjual harga gas tidak sesuai HET Rp 15.500. Yakni dengan harga Rp 23 ribu-Rp 27 ribu.

Harga yang tinggi itu, di antaranya ditemukan di kawasan Desa Tergo, Kecamatan Dawe. Alasan sejumlah penjual kepada dinas, harga tinggi diberlakukan lantaran sulitnya jangkauan lokasi. Penjual gas perlu merogoh kocek tambahan agar bisa mendapatkan gas.

“Karena itu tadi, tak bisa dilalui mobil elpiji sehingga pemilik mengambil sendiri ke agen. Pangkalan tersebut bertempat di Desa Tergo, Dawe, yang mana akses kesana memang berkelok-kelok,” ucapnya.

 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Udang Marguensis Diklaim Lebih Tahan Penyakit

Selengkapnya →