Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pengusaha Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran



Reporter:    /  @ 20:00:50  /  7 Juni 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara mengimbau perusahaan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR), tujuh hari sebelum lebaran. Hal itu tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara. 

“Sudah mulai diedarkan kepada perusahaan baik besar, kecil, BUMN, BUMD dan swasta yang ada di wilayah Jepara,” kata Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinkopnakertrans dan UKM Jepara Edy Wijayanto, Selasa (7/6/2017). 

Selain surat edaran, pihaknya mengatakan akan melakukan pengawasan langsung pada pertengahan bulan puasa. Hal ini dilakukan tidak hanya pada perusahaan besar, namun pada perusahaan skala sedang dan kecil.  

Dirinya berharap agar semua perusahaan memberikan hak pegawai diberikan sesuai tenggat yang diberikan. Ia menegaskan THR diberikan agar karyawan dapat mempersiapkan Lebaran dengan tenang. 

“Jangan sampai ada yang telat dalam memberikan THR atau mepet. Kalaupun sudah ada kesepakatan silakan, namun sebaiknya pemberiannya seminggu sebelum hari raya,” imbuhnya. 

Untuk melindungi kepentingan pegawai, Dinkopnaker UKM Jepara akan mendirikan posko aduan THR. Di fasilitas yang ada di Jl Pesajen-Demaan itu, akan disertakan pula nomor telepon pihak berwenang, untuk menyelesaikan sengketa pemberian THR.   

Jika perusahaan nekat melanggar, maka pemkab akan memberikan peringatan. Adapun pada tahun 2016, ada sekitar 15 aduan tentang pemberian THR di Jepara. 

“Dalam memberikan pantauan THR kami akan melakukan sampling berdasarkan tipe perusahaan besar, menengah dan kecil. Adapun, jumlah perusahaan di Jepara kurang lebih ada sekitar 570,” terang Edy.

Adapun, berdasakan Permenaker RI No 6/2016, ada dua jenis karyawan yang berhak mendapatkan THR. Pertama, mereka yang bekerja selama 12 bulan (setahun) terus menerus atau lebih berhak mendapatkan satu bulan gaji. Sementara mereka yang telah mempunyai masa kerja sebulan secara terus menerus, tetapi belum setahun akan mendapat THR secara proporsional, dengan perhitungan masa kerja dibagi 12 dikali upah satu bulan kerja.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Mulai Beralih Fungsi, Anggota Dewan Soroti Penggunaan GOR Simpanglima Purwodadi

Selengkapnya →