Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini
SERBA SERBI RAMADAN

Ramadan, Penjual Legen dan Siwalan di Rembang Ketiban Berkah



Reporter:    /  @ 17:00:57  /  1 Juni 2017

    Print       Email

Salah satu penjual legen dan siwalan yang berada di jalan Rembang- Blora. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Bulan Ramadan sebagai bulan berkah dan rahmah. Kalimat itu mungkin pas bagi Hartatik, salah satu penjual legen dan buah siwalan di Jalan Rembang – Blora.

Di awal Ramadan, Hartatik yang mangkal di jalan lintas Rembang-Blora ini kebanjiran pembeli legen dan siwalan. “Awal Ramadan ini, Alhamdulillah bisa laku banyak,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Hartatik menjual satu bungkus buah siwalan dengan harga Rp 7 ribu hingga Rp 9 ribu. Sedangkan air legen dihargainya sekitar Rp 4 hingga Rp 6 ribu per botol.

“Kalau hari biasa, paling-paling sehari siwalan laku 5 bungkus. Sedangkan untuk legen tak mesti terjual. Kalaupun terjual, itupun mereka belinya diminum di tempat dengan harga Rp 2.500 hingga Rp 3 ribu. Tapi, ketika Ramadan ini siwalannya bisa terjual sekitar 10 bungkus lebih dan legennya bisa terjual lumayan banyak,” bebernya.

Saat Ramadan ini, katanya, dirinya bisa meraup omzet sekitar Rp 200-300 ribu. Hal ini, karena menurutnya banyak warga yang berminat dengan legen dan siwalan untuk berbuka puasa.

“Kalau puasa gini Alhamdulillah bisa laku banyak. Baik siwalannya maupun air legen ini. Sebab buah dan minuman dijadikan menu buka puasa. Terlebih dijadikan makanan pelengkap atau juga pencuci mulut,” paparnya.

Katanya, untuk pembelinya rata-rata banyak dari luar daerah atau pengguna jalan yang melintas.”Rata-rata orang yang lewat jalan ini. Baik itu orang Pati, Cepu, Blora, Grobogan, Kudus dan lainnya. Saya tanya, mereka katanya jarang minum legen, sehingga penasaran,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Mulai Beralih Fungsi, Anggota Dewan Soroti Penggunaan GOR Simpanglima Purwodadi

Selengkapnya →