Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Pembangunan Embung Kalimati di Jepara Masuki Tahap Pengerjaan



Reporter:    /  @ 21:00:17  /  30 Mei 2017

    Print       Email

Proses pengerjaan Embung Kalimati di Kelurahan Bapangan, Kecamatan Jepara, Selasa (30/5/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Embung Kalimati di Kelurahan Bapangan, Kecamatan Jepara telah memasuki tahap pengerjaan. Bangunan fisik embung ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2017. Jika selesai, fasilitas tersebut itu akan berperan sebagai sumber air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jepara. 

“Proses pengerjaannya sudah dimulai sejak Bulan Maret kemarin,” ujar Direktur PDAM Jepara Prabowo, Selasa (30/5/2017). 

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan luasan sekitar 4 hektare, embung tersebut menelan biaya pembuatan sebesar Rp 22 miliar, dari kantong APBN. Jika selesai, fasilitas itu diperkirakan mampu menampung 130 ribu meter kubik air. 

Setelah selesai dengan pembangunan fisik embung, pada tahun 2018 akan dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA). Fasilitas tersebut akan dapat mengolah air sebesar 100 liter per detik. 

Adapun sumber air dari embung tersebut berasal dari Sungai Bapangan. Setelah selesai dibangun, air dari sungai tersebut akan dialirkan ke fasilitas itu. Nantinya air akan diolah terlebih dahulu. “Dengan fasilitas tersebut, kita bisa menambah sekitar 16 ribu sambungan rumah tangga baru,” katanya. 

Prabowo mengatakan, pembuatan embung itu merupakan upaya dari PDAM untuk menyediakan sumber air baku yang nantinya dialirkan kepada pelanggan. Selama ini, katanya, perusahaannya itu bergantung pada penyediaan sumber air dari sumur dalam.

Secara ekosistem menurutnya, penyediaan sumber air baku dengan menggunakan sumur dalam kurang ramah lingkungan. Maka dengan itu, pihaknya secara bertahap akan mencoba mengganti ketergantungan terhadap sumur. Meskipun demikian, pihaknya tidak lantas berhenti membangun fasilitas sumur dalam.

“Masih akan buat sumur dalam, soalnya dari 1,2 juta penduduk baru 20 persen yang terlayani oleh PDAM,” tutup Prabowo.

Editor : Kholistiono 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Ini Catatan yang Muncul dalam Evaluasi Penggunaan ADD 2017 di Grobogan

Selengkapnya →