Publisher is the useful and powerful WordPress Newspaper , Magazine and Blog theme with great attention to details, incredible features...

Santri Diharapkan Paham Pancasila dan UUD 1945

9

 

Anggota MPR RI Arwani Thomafi santri mensosialisasikan empat pilar kebangsaan di Ponpes Al Fakhriyyah Desa Sumber Girang, Kecamatan Lasem Rembang beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Sejumlah santri Pondok Pesantren Al Fakhriyyah Desa Sumber Girang, Kecamatan Lasem, Rembang, menjadi sasaran sosialisasi empat pilar kebangsaan, beberapa hari lalu. Sosialisasi tersebut dilakukan oleh anggota MPR RI dari Fraksi PPP, Arwani Thomafi.

Dengan sosialisasi tersebut, diharapkan lebih banyak santri yang memahami nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara dan landasan kehidupan berbangsa serta bernegara.

Menurut Arwani, Pancasila merupakan falsafah yang berasal dari nilai-nilai luhur dan tumbuh serta berkembang dalam masyarakat. Para pendiri bangsa, termasuk di dalamnya para ulama telah berhasil merumuskan Pancasila dan menjadikan sebagai dasar negara.

“Di dalam Pancasila termasuk prinsip-prinsip Ketuhanan yang Maha Esa dan menjadi landasan utama dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian dalam pengamalan sila pertama ini mengandung makna kewajiban untuk menjalankan agama dengan sebak-baiknya, dan mengembangkan toleransi antar umat beragama,” ujar Ketua Fraksi PPP tersebut.

Ia menjelaskan, Pancasila dijabarkan dalam ketentuan UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis. Sebagai warga negara yang baik, santri dan masyarakat diminta untuk mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

“Pengamalan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, khususnya terkait dengan masalah kehidupan beragama, penting untuk disegarkan kembali,” ujar dia.

Arwani juga mengajak kepada semua elemen bangsa, khususnya para santri dan tokoh masyarakat agar berupaya untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Sehingga diharapkan akan selalu tercipta situasi yang kondusif di tengah masyarakat.

Editor : Kholistiono

Ruangan komen telah ditutup.