Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Hilal Juga Tak Terlihat di Wilayah Rembang



Reporter:    /  @ 18:45:49  /  26 Mei 2017

    Print       Email

Proses ruqyatul hilal di Pantai Karang Jahe Punjul Harjo, Kecamatan Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Pemantaun hilal menjelang Ramadan 1438 H melalui ruqyatul hilal di Pantai Karang Jahe Desa Punjul Harjo, Kecamatan Rembang, pada Jumat (26/5/2017) hingga pukul 18.03 WIB tidak dapat terlihat.Tidak terlihatnya hilal tersebut, lantaran cuaca dalam keadaan mendung.

Ketua Badan Hisap Rukyat (BHR) Kemenag Rembang Ali Muhyidin mengatakan, untuk keberadaan hilal hingga pukul 18.03 WIB tidak nampak.

Diketahui, sebelum dilakukannya ruqyatul hilal, pihak Kemenag sudah memprediksikan bahwa hilal akan terlihat pada pukul 17.25 hingga 18.03 WIB.

“Kalau hasil hisab, prediksi keberadaan hilal itu 2 derajat 4 menit di sebelah selatan matahari. Tinggi hilal 8 derajat 2 menit 52.52 detik. Sedangkan lama hilal sekitar 38 menit dari waktu 17.25 hingga 18.03 WIB,” paparnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai hasil tersebut, pihaknya akan tetap melaporkan kepada Kementrian Agama pusat dengan catatan bahwa hilal tidak nampak.

“Kalau hasilnya tak nampak, kita tetap melaporkan ke pusat. Hanya saja kita kasih jawaban atau catatan hilal tak nampak di Rembang. Supaya hasilnya itu bisa disidangkan oleh di pusat,” ungkapnya.

Selain itu, mengenai hasil ruqyatul hilal di berbagai wilayah yang dapat melihat hilal dengan jelas, ia mengutarakan bahwa nantinya pihak pusat akan menyidangkan dengan hasil keseluruhan laporan yang ada di daerah.

“Nanti setiap wilayah atau daerah yang melakukan ruqyatul hilal akan bersama-sama melaporkan hasilnya. Sebab ketinggian, keberadaan hilal di setiap wilayah itu berbeda. Namun jika ada salah satu wilayah yang berhasil melihat hilal, maka pemerintah akan bisa menetapkan tanggal 1 Ramadan atau awal puasa. Dan itu juga melalui keputusan pemerintah pusat melalui sidangnya bersama para tokoh dan lainnya,” paparnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Terpeleset, Penjaga Pintu Bendung Klambu Grobogan Hanyut di Sungai Lusi

Selengkapnya →