Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Bupati Rembang Ajak Petani untuk Tanam Jagung



Reporter:    /  @ 20:00:41  /  26 Mei 2017

    Print       Email

Abdul Hafidz saat panen jagung hibrida bisi 18 di persawahan Kabongan Kidul, Kecamatan Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Bupati Rembang Abdul Hafidz meminta supaya para camat dan Penyuluh Pertanian Lapangan  (PPL) untuk memberikan informasi tentang keuntungan menanam jagung kepada para petani. Sebab lahan pertanian di Rembang juga dapat diandalkan selain hasil lautnya.

Terlebih, dirinya sudah mengalami dan memetik hasil panen  jagung hibrida bisi 18 di lahan miliknya di Desa Kabongan Kidul, Kecamatan Rembang, Jum’at (26/5/2017).  Keuntungan yang didapat per hektarnya mencapai Rp 13,5 juta.

Sementara itu, ia juga berharap supaya sosialisasi lebih difokuskan di wilayah dua kecamatan, yakni Kecamatan Rembang dan Kecamatan Kaliori yang dinilai belum ramah dengan jagung. Pasalnya, Rembang ditarget Menteri Pertanian satu tahun 48 ribu hektare untuk tanaman jagung. Sementara, saat ini baru terealisasi 22 ribu hektare.

“Saya minta camat bisa pro aktif untuk sosialisasi ini, karena jagung sangat menguntungkan. Hari ini saya panen raya. Dulu saya rugi di tanaman ketela, tapi Alhamdulillah sukses di jagung. Jika nanti tiga hektare bagus semua, maka total keuntungan bisa Rp 40 juta,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, ada ratusan ribu hektare tanah tidak produktif di Indonesia bisa dibuka dan yang pertama bisa dimanfaatkan untuk ditanami jagung. “Di Kaliori yang sudah panen padi jangan dibiarkan saja lahannya, karen bisa ditanami jagung. Kalau tidak ada air, jagung ini cukup disiram sedikit saja atau disoroti,” tambahnya.

Perlu diketahui, dari tanaman jagung tersebut, selama masa tanam sekitar 95 hari itu keuntungan bersih yang didapat  per hektare sekitar  Rp 13,5 juta. Dengan rincian hasil panen mencapai Rp 27 juta lebih, dikurangi biaya produksi sebesar Rp 13, 8 juta. Ubinannya rata-rata 6,55 ton, dan harga di pasaran Rp 4.300 per kilogram.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Pendataan Gedung Sekolah Rusak Segera Dilakukan

Selengkapnya →