Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Bupati Jepara Prihatin Anak SD Konsumsi Miras



Reporter:    /  @ 14:30:08  /  26 Mei 2017

    Print       Email

Pemusnahan Barang bukti miras sitaan Polres Jepara, menggunakan stoomwals, Jumat (26/5/2017).(MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Polres Jepara memusnahkan ribuan barang bukti minuman beralkohol, Jumat (26/5/2017). Total ada 1.517 miras dalam botol dan 3.596 liter ciu serta oplosan yang dimusnahkan, di halaman belakang Mapolres Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, minuman beralkohol tersebut didapat selama kurun waktu seminggu. Menurutnya, operasi ini merupakan instruksi dari Kapolda Jateng.

“Kegiatan operasi miras oleh polisi ditingkatkan, dalam kurun waktu satu minggu kami bisa menyita ribuan miras dalam botol. Kita juga berfokus pada minuman keras yang tak ada izin edar dari BPOM, yang dijual dalam bentuk literan dan tidak jelas takarannya,” tutur Kapolres Jepara.

Menurutnya, baik miras pabrikan dan literan sama-sama berbahaya. Namun jika dilihat dari tingkat fatalitas, miras oplosan perlu lebih diwaspadai. Hal itu mengingat dalam proses pembuatannya tak ada standar yang dianut. 

Di samping itu, ia meminta kerja sama dari warga terkait informasi keberadaan penjual ataupun peredaran miras. Hal itu mengingat keterbatasan personel yang dimiliki Polres Jepara dalam mengawasi dan menindak penyebaran minuman beralkohol itu. 

Dirinya juga menekankan, agar anak buahnya tak main-main atau malah menjadi backing peredaran miras. “Pesan dari Kapolda, jelang Ramadan seluruh jajaran untuk melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat). Hal itu guna menciptakan suasana kondusif selama bulan puasa,” imbuh AKBP Yudianto.

Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyatakan, agar seluruh jajarannya juga aktif ikut membantu polisi mengatasi persebaran miras. 

Ia pun menggaris bawahi pentingnya pemberantasan miras, di semua lini. Hal itu berawal dari keprihatinannya akan generasi muda yang disinyalir telah mengkonsumsi miras.

“Saya pernah mengalami suatu momen, di mana kendaraan saya disalip oleh anak SD. Ternyata yang menyalip itu menampakan tanda-tanda seperti orang mabuk, matanya merah dan sebagainya. Oleh karenanya, saya minta jajaran Satpol PP juga ikut membantu pemberantasan miras,” tegas Marzuqi.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kemunculan Bunga Bangkai di 4 Kecamatan Bikin Geger Warga Grobogan

Selengkapnya →