Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan di Alun-alun Pati



Reporter:    /  @ 10:14:57  /  26 Mei 2017

    Print       Email

Ribuan botol miras dimusnahkan di kawasan Alun-alun Pati, Jumat (26/5/2017) pagi. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sebanyak 7.069 botol minuman keras (miras) berbagai merek dan ukuran dimusnahkan menggunakan alat berat di kawasan Alun-alun Pati, Jumat (26/5/2017) pagi.

Tak hanya itu, sedikitnya 376 liter miras oplosan dalam kemasan air mineral juga dimusnahkan. Pemusnahan disaksikan Bupati Pati Haryanto, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin, perwakilan TNI AD, serta tokoh ormas Islam NU dan Muhammadiyah.

“Pemusnahan miras menjadi agenda kegitan terpadu yang ditingkatkan untuk menciptakan situasi kondusif menjelang bulan suci Ramadan. Miras yang dimusnahkan merupakan hasil razia dari berbagai daerah di Kabupaten Pati,” ujar Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan.

Sebagai bagian dari penyakit masyarakat (pekat), penggunaan miras mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Keberadaan miras meresahkan masyarakat, karena menjadi penyebab berbagai tindak kejahatan.

Tantangan yang dihadapi Polri saat ini diakui lebih berat dan kompleks. Demikian halnya tantangan di bidang penegakan hukum masih terbatas di tengah banyaknya kasus yang mengancam keamanan, keselamatan dan ketertiban masyarakat.

“Kami akan terus berupaya maksimal untuk menjaga keamanan masyarakat. Selain miras, kami juga mengamankan 98 orang preman yang meresahkan warga, 10 kasus perjudian, dan 184 kasus prostitusi,” imbuhnya.

Dia berharap, keberhasilan dalam memberantas pekat menjelang Ramadan dapat membuat masyarakat Pati terbebas dari pekat, sehingga tidak perlu lagi ada aksi sweeping dari ormas tertentu. Bila masih ditemukan adanya pekat, ormas diminta untuk segera berkoordinasi dengan polisi dan tidak bertindak sendiri.

Sebab, ormas tidak punya wewenang untuk melakukan sweeping pekat. “Kalau masih ada miras, prostitusi, premanisme dan judi di Pati, laporkan segera kepada Polsek setempat supaya bisa segera ditindaklanjuti. Jangan melakukan aksi sweeping,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

DPC PDIP Kudus Buka Penjaringan Calon Bupati

Selengkapnya →