Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Jelang Ramadan, Pedagang Kembang Tabur Marak di Grobogan



Reporter:    /  @ 18:30:20  /  25 Mei 2017

    Print       Email

Salah seorang pedagang kembang tabur sedang melayani pembeli di depan Pasar Induk Purwodadi, Kamis. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Menjelang Ramadan tampaknya menjadi berkah bagi sejumlah orang. Terkait dengan momen ini, banyak orang yang untuk sementara beralih pekerjaan menjadi penjual kembang tabur untuk keperluan nyekar atau ziarah.

Dari pantauan di lapangan, penjual kembang dadakan bisa dijumpai di sepanjang jalan R Suprapto. Tepatnya, di kawasan yang dekat dengan jalan menuju pemakaman Banyuono.

“Saya sudah jualan sejak beberapa hari lalu. Tiap tahun, saya memang biasa mremo jualan kembang menjelang puasa atau Lebaran,” kata Suli, salah seorang penjual kembang tersebut, Kamis (25/5/2017).

Meski enggan menyebutkan nilainya, namun ia mengaku bisa dapat untung lumayan dari bisnis musiman tersebut. “Hasilnya lumayan. Paling tidak bisa buat belanja keperluan dapur,” cetusnya.

Selain itu, pedagang kembang juga marak di pinggir jalan A Yani, tepatnya di depan Pasar Induk Purwodadi. Dalam radius 100 meter, sedikitnya ada delapan penjual kembang. Hampir semua penjual bunga ramai pembeli.

Kembang yang dijajakan ada yang sudah dikemas dalam bungkus daun pisang. Ada juga yang ditempatkan dalam kerajang bambu. “Dari pagi tadi memang ramai orang beli kembang. Kebetulan sekarang hari libur dan Kamis terakhir sebelum masuk puasa. Biasanya, pada hari Kamis paling banyak orang berziarah,” cetus Yanti, pedagang kembang lainya.

Beberapa pembeli terlihat menyodorkan uang Rp 3.000 sampai Rp 5.000 untuk beli kembang. Namun, ada juga yang membeli sampai Rp 15.000. “Saya sengaja beli kembang agak banyak. Soalnya, saya mau nyekar di beberapa tempat,” kata seorang pembeli kembang yang mengaku bernama Endang itu.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pemerintah Desa Tlogitirto Grobogan Masukkan Program Droping Air Lewat APBDes

Selengkapnya →