Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ditinggal ke Ladang, 2 Rumah Warga Jumo Grobogan Ludes Terbakar



Reporter:    /  @ 21:00:35  /  23 Mei 2017

    Print       Email

Petugas pemadam kebakaran dan Polsek Kedungjati dibantu warga sedang berupaya memadamkan api yang melalap rumah di Desa Jumo, Kecamatan Kedungjati, Selasa (23/5/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa kebakaran terjadi lagi di Grobogan, Tepatnya di Desa Jumo, Kecamatan Kedungjati, Selasa (23/5/2017). Kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB itu menimpa dua rumah warga yang tinggal di Dusun Gajahmati RT 01, RW 08. Masing-masing milik Dul Karim (30) dan Muslimin (25).

Informasi yang didapat menyebutkan, saat kejadian rumah tersebut dalam kondisi kosong. Beberapa jam sebelum kejadian, pemilik rumah sudah berangkat ke ladang bersama para warga lainnya.

Peristiwa kebakaran diketahui ketika nyala api sudah membesar dan memunculkan asap yang cukup tebal. Asal mula api terlihat dari rumah Dul Karim di bagian belakang.

Melihat kepulan asap tebal, para petani yang ada ladang dan perkampungan segera berlarian menuju lokasi kejadian.

Puluhan warga selanjutnya berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya pemadaman ini tidak membawa hasil lantaran banyak barang mudah terbakar di dalam rumah serta adanya hembusan angin kencang saat kejadian.

Tidak lama kemudian, dua armada  pemadam kebakaran BPBD Grobogan dan personel Polsek Kedungjati tiba di lokasi kejadian. Akhirnya, kebakaran berhasil dipadamkan sebelum menjalar pada bangunan rumah di sekitarnya.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Untuk tafsir kerugian material sekitar Rp 100 juta,” kata Kapolsek Kedungjati AKP Sapto.

Menurutnya, penyebab kebakaran diduga disebabkan konsleting listrik. Sebab, saat kejadian, kondisi rumah dalam keadaan kosong.

Terkait dengan musibah tersebut, Sapto mengimbau warga supaya mengecek kondisi rumah sebelum ditinggal pergi. Terutama, mengecek semua peralatan rumah tangga yang dapat memicu munculnya api.

“Terlebih sekarang sudah masuk musim kemarau yang biasanya cukup rawan terjadi musibah kebakaran. Kami minta masyarakat berhati-hati dan waspada,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Ini Catatan yang Muncul dalam Evaluasi Penggunaan ADD 2017 di Grobogan

Selengkapnya →