Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Harga Sembako di Rembang Relatif Masih Stabil



Reporter:    /  @ 21:11:43  /  23 Mei 2017

    Print       Email

Petugas dari Dintanpan Rembang sedang melakukan pantauan harga sembako di pasar Rembang, Selasa (23/5/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang melakukan pemantauan harga bahan pokok hasil pertanian dan peternakan.di pasar Rembang, Selasa (23/5/2017). 

Dari pantauan MuriaNewsCom, dalam sidak atau pantauan itu, petugas Dintanpan menanyakan harga jual mulai dari produk-produk holtikultura, sayur mayur, bawang merah, bawang putih, cabai, daging ayam, telur, maupun daging sapi.

 “Hasil pemantauan kami belum ada gejolak atau kenaikan harga yang berarti, cenderung stabil dan mengenai stok juga aman. Hasil wawancara kami dengan sejumlah pedagang kenaikan harga biasanya terjadi menjelang Idul Fitri,” ujar Kabid Peternakan , Agus Iwan Haswanto

Selain memantau harga, pihaknya juga mengecek kelaikan daging yang dijual pedagang. Mulai jeroan hingga menganalisa bekas tanduk sapi yang dipotong untuk mengetahui kelaikan sapi yang dipotong.

“Dari yang kami cek, jeroan seperti hati apakah ada potensi cacing hati atau tidak. Dari beberapa sampel yang kami ambil, masih aman, daging pada umumnya juga fresh, karena baru dipotong hari ini. Ada satu daging yang dibekukan di fresher, namun masih tahap wajar dan layak konsumsi karena baru dipotong kemarin, hanya belum terbeli. Konsekuensinya harga harus berkurang atau lebih rendah Rp 10 ribu dari harga normal,” ungkapnya.

Dari data hasil pemantauan hari ini, telur ayam ras mengalami sedikit kenaikan. Jika di bulan April harga perkilogram Rp 20 ribu, sekarang menjadi Rp 22 ribu. Daging sapi masih stabil di harga Rp 105 ribu perkilogram dan daging ayam broiler yang semula di bulan April Rp 26 ribu perkilogram, Mei ini naik Rp 28 ribu perkilogram.

“Saat ini kita masih akan melakukan pemantauan harga di pertengahan Ramadhan dan menjelang Lebaran. Jika terjadi gejolak harga, maka akan menggelar pasar murah yang bekerja sama dengan komunitas pertanian dan peternakan,” paparnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pemkab Kudus Anggap Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun Wajar

Selengkapnya →