Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

BUMDes di Jepara Mayoritas Bergerak pada Usaha Simpan Pinjam



Reporter:    /  @ 20:00:53  /  22 Mei 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Jepara masih belum maksimal mengembangkan jenis usahanya. Hal itu lantaran, dari 184 badan usaha, mayoritas berkutat pada usaha simpan pinjam.

“Di Jepara sudah terbentuk BUMDes di seluruh desa yang berjumlah 184. Namun demikian, usahanya masih seputar simpan pinjam,” tutur Kabid Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Dinsospermades Jepara Suharsana, Senin (22/5/2017).

Menurutnya, jenis usaha itu dipilih lantaran cukup mudah untuk dijalankan. Ia mengungkapkan, pada tahap awal pendirian BUMDes, desa dimodali awal oleh pemerintah sebesar Rp 25 juta. Bantuan itu merupakan insentif untuk memacu pendirian badan usaha milik desa. Namun sekarang, dengan besarnya dana desa tidak ada lagi bantuan. Pemerintah desa diminta kreatif dalam pengembangan usaha.

Beberapa desa, menurut Suharsana, telah berani mencoba jenis usaha lain, seperti pertokoan meubel. Pengembangan itu menurutnya bermula dari jasa simpan pinjam, yang terlebih dahulu dirintis pemerintah desa.

“Ada yang mulai mengembangkan menjadi pertokoan meubel, hal itu juga bermula dari usaha simpan pinjam. Nasabahnya berasal dari perajin, karena tidak bisa mengembalikan dalam bentuk uang, lalu dikembalikan dalam bentuk barang,” terangnya. 

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pemerintah Desa Tlogitirto Grobogan Masukkan Program Droping Air Lewat APBDes

Selengkapnya →