Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Pelatih Kiper Persijap Tak Segan Cadangkan Pemain Malas



Reporter:    /  @ 19:51:06  /  20 Mei 2017

    Print       Email

Pelatih kiper Persijap Muhamad Halim. (MuriaNewsCom/Padhang P)

MuriaNewsCom, Jepara – Penjaga gawang Persijap mendapat evaluasi dari tim pelatih. Pelatih kiper Laskar Kalinyamat Muhamad Halim mengaku tak enggan mencadangkan pemainnya jika tak menunjukan performa bagus.

“Posisi tersebut harus menunjukan performa di sesi latihan dan kesiapan serta keseriusan mendekati hari pertandingan,” ujarnya, dalam rapat internal yang digelar, Jumat (19/5/2017) sore.

Seperti diketahui,Persijap kini hanya memiliki dua penjaga gawang Susanto dan Amirul Kurniawan. Padahal idealnya untuk posisi tersebut dibutuhkan tiga orang, sebagai lapis ketiga.

Persijap sendiri pernah membuka seleksi untuk posisi tersebut, pada awal Mei 2017. Kala itu Ridwan bersama tiga pemain lain yang berposisi sebagai back dan striker diuji. Namun sayang, ia tak dilirik oleh tim pelatih. 

Susanto,  sempat menjadi pilihan utama pada laga-laga awal Persijap. Namun karena dinilai ‘over confident’ saat melawan Persibangga, ia dicadangkan. Posisinya digantikan kiper yang lebih muda, Amirul Kurniawan. 

“Dia (Amirul) hanya perlu banyak bertanding biar dewasa dalam permainan dan tepat dalam mengambil keputusan. Ia menunjukan permainan bagus saat melawan PSS Sleman karena mampu mengagalkan tendangan penalti,” tutur Halim. 

Halim menegaskan, baginya tak ada kiper utama dan cadangan. Baginya setiap penjaga gawang harus menunjukan performa serta motivasi yang kuat. Meskipun masuk dalam lini inti, namun jika tak menunjukan motivasi yang bagus maka ia tak segan untuk membangku cadangkan. 

“Semua kiper utama di Persijap, tinggal siapa yang diturunkan. Maka kami menyiapkan keduanya untuk siap dan dinilai performanya dalam sesi latihan maupun pertandingan,” tegas Halim. 

Sementara itu CEO Persijap Esti Puji Lestari bertekad akan memperbaiki kondisi komunikasi antara tim pelatih, pemain dan manajemen. Selain itu, jajaran pemain dan pelatih tidak akan mengulang kekalahan yang telah dialami Persijap selama tiga kali. 

Esti berujar, Persijap juga akan menambah pemain baru jelang leg kedua. Dirinya mengatakan ada tiga posisi yang rawan yakni kiper, tengah dan depan. “Saya menyadari perlunya pembenahan dalam tim. Saya pun setuju tim ini butuh pola pengembangan penyerangan dan lini tengah. Namun sementara menunggu bursa transfer dibuka, percayakanlah pada skema yang dimainkan pelatih,” tuturnya.

Dirinya juga mengakui, masukan yang diberikan oleh suporter sangat membangun. Namun dirinya mengingatkan, pada awal laga Persijap sempat membuat tim lain takut dan memperbaiki pola pertahanannya. 

Sementara itu pelatih Persijap Fernando Sales mengakui beban kekalahan yang diderita oleh timnya. “Kekalahan apapun adalah beban karena kami tidak mencapai tujuan. Saya sebagai pelatih harus menerima ini. Kami harus bekerja lebih keras lagi untuk membawa tim ini kembali meraih kemenangan,” paparnya.

 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Film Produksi SMPN 1 Gubug Kembali Berjaya di Ajang Festival Film Grobogan

Selengkapnya →