Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

KA Tabrak Mobil : Jenazah Korban Tewas  Berhasil Dievakuasi



Reporter:    /  @ 18:00:52  /  20 Mei 2017

    Print       Email

Petugas gabungan mengusung jenazah yang berhasil dievakuasi dari dalam mobil menuju ambulans untuk dibawa ke rumah sakit. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah berjuang hampir 5 jam lamanya, proses evakuasi jenazah yang ada di dalam mobil bernomor polisi B 1937 USQ akhirnya berhasil dilakukan. Dari pantauan di lapangan, proses evakuasi korban tidak bisa dilakukan sekaligus.

Korban yang kondisinya hangus dikeluarkan satu persatu dengan jeda waktu yang cukup lama. Sebab, hampir semua korban posisinya tergencet bodi kendaraan. Sehingga butuh upaya ekstra hati-hati mengeluarkan korban dari dalam mobil hancur tersebut.

Satu persatu jenazah yang berhasil dikeluarkan langsung dimasukkan dalam kantung jenazah dan dibawa ke mobil ambulans yang sudah disiapkan di depan Stasiun Sedadi, Kecamatan Penawangan. Proses evakuasi korban terakhir berlangsung sekitar pukul 16.10 WIB.

“Semua korban meninggal sudah berhasil kita evakuasi. Korban kita bawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi. Proses evakuasi butuh waktu lama karena posisi kendaraan tergencet di bawah loko sehingga cukup menyulitkan,” kata ungkap Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa.

Sebelumnya proses evakuasi memang sulit dilakukan. Selanjutnya, untuk memudahkan evakuasi didatangkan satu loko dari Stasiun Poncol Semarang untuk menarik bangkai mobil yang remuk dan tergencet di bawah loko kereta api Argo Bromo jurusan Surabaya-Jakarta tersebut.

Setelah bangkai kendaraan berhasil ditarik, proses evakuasi masih tidak mudah dilakukan. Soalnya, posisi korban tergencet sehingga butuh ekstra hati-hati untuk mengeluarkan dari kendaraan.

Untuk mengeluarkan jenazah, petugas butuh dukungan peralatan untuk memotong beberapa bagian mobil yang menggencet tubuh korban. Proses evakuasi jenazah melibatkan petugas dari Kodim 0717, Polres, BPBD dan Bazarnas Pos Jepara.

Seperti diberitakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Mobil dari arah utara menyebrangi rel. Padahal, dalam waktu bersamaan sedang melaju kereta api Argo Bromo dari arah Surabaya (timur).

Mengingat jaraknya sudah dekat, tabrakan tak bisa dihindari. Setelah tertabrak, mobil menempel di loko kereta dan terseret hingga ke Stasiun Desa Sedadi, Kecamatan Penawangan.

Lokasi kecelakaan berada di timur Sungai Serang yang masuk wilayah Kecamatan Toroh.  Sedangkan posisi stasiun ada di barat Sungai Serang yang masuk wilayah Kecamatan Penawangan. Jarak lokasi tabrakan hingga kereta berhenti sekitar 700 meter.

Lantaran terseret loko, muncul percikan api dari bodi kendaraan yang menempel rel. Kondisi ini akhirnya menyebabkan mobil ringsek dan hangus terbakar. Bagian depan loko kereta dengan nomor seri CC 2061392 terlihat gosong kena jilatan api dari mobil yang terbakar.

Kecelakaan KA jurusan Surabaya – Jakarta nomor loko K1 09711 dengan mobil B 1937 UZQ terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Jetis, Desa Katong, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Sabtu (20/5/2017) sekitar pukul 10.40 WIB.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pelaku Korupsi Tidak Bisa Dipandang dari Latar Belakangnya, Begini Penjelasannya

Selengkapnya →