Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Nelayan di Rembang Didorong untuk Ajukan Pinjaman Modal ke Perum Perindo



Reporter:    /  @ 09:00:06  /  20 Mei 2017

    Print       Email

Belasam kapal di bawah 10 GT bersandar di TPI Tasikagung Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung Kabupaten Rembang Sukoco menyatakan, bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan berharap supaya nelayan dapat mengganti alat tangkap.

“KKP sedang berusaha mempercepat penggantian alat tangkap. Kapal yang memiliki bobot mati di bawah 10 GT akan diganti alat tangkap. Yang 10-30 GT dibantu permodalannya untuk mengganti alat tangkap melalui perbankan atau Perum Perikanan Indonesia(Perindo). Dan kita juga siap ikut memfasilitasinya, baik berkas dan lainnya,” katanya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai berapa jumlah kapal yang mempunyai bobot di bawah 10 GT yang diimbau untuk mengganti alat tangkap, menurutnya di Rembang ada sekitar 1.288 kapal.

“Per 2-10 Mei lalu, di Kabupaten Rembang telah terdata 1.288 kapal berbobot mati di bawah 10 gross ton, yang memiliki hak untuk bantuan pergantian alat tangkap oleh KKP. Hanya saja, sejumlah itu masih diverivikasi atau divalidasi lagi dari tim UNDIP dan KKP,” ujarnya.

Setelah divalidasi oleh tim dari Undip dan KKP, jumlahnya berkurang tinggal 587 kapal saja yang mendapat bantuan alat tangkap. Sebab, ada yang dobel nama, sudah meninggal, dijual ke orang lain, dan sudah beralih alat tangkap.

Dia menambahkan, intinya pihak PPP akan siap memberikan fasilitas atau menjembatani para nelayan kepada pihak Perindo. “Sebab dengan permodalan dari Perindo itu, nantinya para nelayan akan bjsa merasa ringan untuk bisa mennganti alat tangkapnya,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jemaah Umrah di Pati Gelar Aksi Solidaritas Kedaulatan Palestina dan Yerusalem

Selengkapnya →