Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini
Tradisi Dandangan (7)

Batik Jateng Banyak Diminati



Reporter:    /  @ 20:48:34  /  19 Mei 2017

    Print       Email

Seorang penjaga stan batik beraktivitas di lokasi Dandangan, Kabupaten Kudus, Jumat. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Stan UMKM Batik se-Jateng banyak menarik banyak perhatian masyarakat pengunjung Dandangan 2017. Terobosan baru yang diselenggarakan MuriaNewsCom dan didukung penuh PR Sukun dan Pemkab Kudus itu, mampu menarik banyak pengunjung.

Seperti halnya batik Jati asal Blora. Anil Yunisyiwa, penjaga stan batik Jati asli Blora mengatakan kalau tiap hari banyak yang datang. Dan dari yang datang, sebagian membeli batik Blora, lantaran banyak motif yang ditawarkan. 

“Kami ada beberapa model yang terbagi dalam dua jenis, yaitu batik cap dan batik tulis. Semuanya kami tawarkan untuk pengunjung yang datang,” kata Anil kepada MuriaNewsCom, di lokasi, Jumat (19/5/2017).

Dari dua jenis batik yang ditawarkan, kebanyakan masyarakat malah melirik batik tulis ketimbang batik cap. Karena, batik tulis dianggap lebih bagus saat dipakai, meskipun secara harga juga lebih mahal.

Untuk batik cap Blora, dia membanderol dengan harga Rp 125 ribu per lembarnya. Sedangkan untuk tulis, harga yang dipatok diangka Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu. Tergantung jenis dan modelnya. “Sejak hari pertama Dandangan sudah banyak yang laku. Meski di outdoor namun ternyata ramai juga. Ini merupakan pengalaman baru di Kudus, yang mana sebelumnya belum pernah berpatisipasi,” ungkapnya

Sementara, Kabid PKL Pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sofyan Dhuhri mengatakan, penjualan batik di Dandangan cukup tinggi meski baru kali pertama diselenggarakan. Melihat animo masyarakat yang banyak, besar kemungkinan tahun depan akan diselenggarakan hal yang sama.

“Apalagi harga juga terjangkau dan kualitas yang bagus. Jadi, masyarakat juga tertarik untuk membelinya dan ke depannya nanti akan jadi even tahunan dan khas batik di Dandangan,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pelaku Korupsi Tidak Bisa Dipandang dari Latar Belakangnya, Begini Penjelasannya

Selengkapnya →