Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ramadan, Pemkab Grobogan Bakal Gelar Pasar Murah di 19 Kecamatan



Reporter:    /  @ 19:00:34  /  19 Mei 2017

    Print       Email

Suasana pelaksanaan pasar murah yang digelar pada bulan puasa tahun lalu.
(MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan –  Kegiatan rutin dalam bulan Ramadan berupa pasar murah masih akan diadakan Pemkab Grobogan melalui bagian perekonomian. Sepanjang bulan puasa nanti akan digelar pasar murah di 20 titik. Yakni, di setiap kecamatan yang jumlahnya 19 dan satu titik terakhir di halaman setda.

“Tiap kecamatan ada satu desa yang ditempati pasar murah. Kegiatan pasar murah akan dimulai di Desa Jangkungharjo, Kecamatan Brati. Pasar murah merupakan agenda rutin tiap tahun saat puasa,” kata Kasubag Bina Sarana Perekonomian Yudono, Jumat (19/5/2017).

Dijelaskan, selain dari pemkab, kegiatan ini juga didukung berbagai pihak yang akan membuka stan. Yakni, dari organisasi wanita, seperti PKK, dharma wanita, HKTI, BUMD dan asosiasi UMKM.

Barang yang disediakan dalam kegiatan itu kebanyakan adalah sembako dan kebutuhan pokok masyarakat lainnya. Seperti, beras, minyak goreng, gula, sirup, telur, dan mi instan.

Untuk menghindari terjadinya kesemrawutan, pembeli barang yang disediakan di pasar

murah tersebut dibatasi dan diseleksi. Yakni, mereka yang bisa membeli barang adalah pemegang kupon khusus. Kupon itu sudah dibagikan petugas beberapa waktu sebelum pelaksnaan. 

“Untuk masalah pasar murah ini sudah kita persiapkan sejak beberapa waktu lalu. Jadi, soal pasar murah ini kita tinggal nunggu waktu pelaksanaan saja,” imbuh Yudono. 

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni ketika dimintai komentarnya menyatakan, kegiatan pasar murah yang digelar setiap bulan puasa dinilai cukup bagus. Sebab, kegiatan membantu warga kurang mampu. Soalnya, warga kurang mampu bisa membeli beragam kebutuhan pokok dengan harga murah.

“Kegiatan pasar murah saya nilai banyak sisi positifnya dan mengena buat masyarakat. Oleh sebab itu, program ini perlu terus dilanjutkan,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pemkab Kudus Anggap Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun Wajar

Selengkapnya →