Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Mancing di Sungai, Warga Tambakselo Grobogan Kembali dapat Ikan Lele Raksasa



Reporter:    /  @ 12:00:54  /  19 Mei 2017

    Print       Email

Salah seorang warga memperlihatkan wujud ikan lele raksasa kedua yang berhasil dipancing di Sungai Tempur di Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kamis (18/5/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Prediksi warga Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari terkait masih adanya ikan lele raksasa ternyata benar. Hal ini menyusul didapatkannya lagi seekor ikan lele berukuran jumbo, Kamis (18/5/2017).

“Iya, kemarin sore dapat lagi satu ikan lele. Dengan demikian, sudah ada dua ikan lele yang berhasil didapat warga,” kata Kepala Desa Tambakselo Sareh Joko Prasetyo, Jumat (19/5/2017).

Tiga hari sebelumnya, satu ikan lele raksasa sudah berhasil didapat warganya yang bernama Sugiyanto alias Dono pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB. Ikan lele raksasa itu panjangnya hampir 1 meter dan beratnya 8,9 kg. Ikan itu didapat di pinggir Sungai Tempur yang melintasi wilayah Dusun Jatitengah.

“Ikan lele yang ditemukan kedua kalinya ukurannya lebih kecil dari yang pertama. Orang yang mendapatkan kedua ikan itu pak Dono semua,” katanya.

Meski lokasinya sama, namun proses mendapatkan kedua ikan lele itu berbeda. Untuk ikan lele pertama didapat dengan cara ditombak. Sedangkan ikan kedua diperoleh dengan cara dipancing.

Saat ini, ikan lele yang didapat terakhir kondisinya masih hidup dan dipelihara. Sedangkan, ikan lele pertama sudah digoreng. Sebab, tidak lama setelah diangkat dari sungai, kondisinya sudah mati lantaran kepalanya tertembus tombak besi.

Sareh menambahkan, dari keterangan warga, masih ada beberapa ekor ikan lele raksasa lagi di sungai. Bahkan, ada seekor lele yang ukurannya jauh lebih besar lagi.

“Kata warga, masih ada yang seukuran guling. Ini, masih kita upayakan untuk menangkap,” imbuhnya. 

 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Panggil DPN APTRI, KPPU Tindak Lanjuti Dugaan Monopoli Gula yang Dilakukan Bulog

Selengkapnya →