Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ikan Lele Raksasa Gegerkan Warga Tambakselo Grobogan



Reporter:    /  @ 10:03:22  /  18 Mei 2017

    Print       Email

 

Inilah wujud ikan lele raksasa yang berhasil ditemukan di pinggiran Sungai Tempur di Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Senin (15/5/2017) lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Ikan lele jadi buah bibir warga Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, dalam dua hari terakhir. Hal ini seiring adanya seekor ikan lele berukuran besar yang berhasil diperoleh warga setempat, Senin (15/5/2017) lalu.

Meski sudah berlangsung tiga hari, namun cerita ikan lele itu masih jadi bahan perbincangan warga. Bahkan, tidak sedikit yang menghubungkan ikan lele itu dengan masalah mistik.

“Ikan lele raksasa yang didapat warga memang masih jadi bahan cerita. Soalnya, ini adalah kejadian langka yang belum pernah terjadi di sini,” kata Kepala Desa Tambakselo Sareh Joko Prasetyo, Kamis (18/5/2017).

Dijelaskan, ikan lele raksasa itu panjangnya hampir 1 meter dan beratnya 8,9 kg. Ikan itu didapat di pinggir Sungai Tempur yang melintasi wilayah Dusun Jatitengah.

Ikan lele itu ditemukan warga setempat, Sugiyanto alias Dono ,pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Dono ada di dekat sungai. Dono melihat ada benda bergerak-gerak di pinggiran sungai.

Karena curiga, Dono kemudian pulang ke rumah untuk mengambil tombak besi. Saat kembali ke pinggir sungai, Dono masih melihat ada gerakan mencurigakan tersebut.

“Kemudian, ia mengarahkan tombaknya ke arah benda yang bergerak di dalam air. Bidikannya ternyata tepat sasaran. Setelah diangkat ternyata ikan lele raksasa,” jelasnya.

Sareh menyatakan, ikan lele tersebut kemudian dibawa pulang dan dipertontonkan pada warga setempat. Sayangnya, ikan lele raksasa sudah tidak ada barangnya karena sudah digoreng. Sebab, tidak lama setelah diangkat dari sungai, kondisinya sudah mati.

“Jadi, waktu ditombak itu kena bagian kepala hingga tembus. Jadi, ikan itu terpaksa dipotong dan digoreng. Sebenarnya kalau kondisinya hidup mau saya pelihara,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Film Produksi SMPN 1 Gubug Kembali Berjaya di Ajang Festival Film Grobogan

Selengkapnya →