Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Penggunaan Kartu Tani di Jepara Diperkirakan Molor dari Jadwal



Reporter:    /  @ 09:03:09  /  18 Mei 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Penggunaan Kartu Tani di Jepara dimungkinkan molor dari jadwal. Hal itu karena, proses pemasukan data yang masih terganggu.

Dijelaskan Staf Seksi Prasarana Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Jepara Hapsari, pada bulan ini seharusnya sudah dilakukan input data petani. Namun kenyataannya, hingga hari ini proses tersebut belum bisa dilakukan. Menurutnya, hal itu karena aplikasi input data baik ke Bank BRI maupun Provinsi Jateng belum bisa dibuka.

Dirinya mengatakan, bila sesuai jadwal pada bulan April hingga Mei seharusnya data petani telah dilakukan. Selanjutnya pada bulan Juni kartu tani dicetak, untuk selanjutnya dibagikan di bulan Juli. 

“Kemungkinan hal itu mundur tidak sesuai dengan jadwal lantaran sampai saat ini input data online belum bisa dilakukan,” tuturnya, Rabu (17/5/2017). 

Hapsari menerangkan, saat ini tengah dilakukan proses sosialisasi kepada para petani. Kini proses itu telah mencapai 50 persen. Adapun, jumlah kelompok tani di Jepara ada 1.100 dengan anggota yang bervariasi mulai dari 50 sampai 200 orang. 

Untuk mendapatkan kartu tani, petani terlebih dahulu memiliki KTP dan Tupi. Di samping itu, mereka juga harus tergabung dalam kelompok tani. “Jika tidak tergabung dalam kelompok tani tidak bisa memiliki kartu tersebut,” ucapnya. 

Kartu tani sendiri berguna untuk menebus pupuk bersubsidi melalui pengecer. Di samping itu, penggunaannya dimaksudkan untuk mencegah pengambilan pupuk bersubsidi dari daerah lain. 

Adapun, Jepara bersama 15 kabupaten lain di Jateng menjadi wilayah untuk dilakukan masa percobaan, terkait penyaluran kartu tani.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pelaku Korupsi Tidak Bisa Dipandang dari Latar Belakangnya, Begini Penjelasannya

Selengkapnya →