Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Punya Potensi Melimpah, Bupati Grobogan Dorong Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal



Reporter:    /  @ 18:03:40  /  17 Mei 2017

    Print       Email

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat melangsungkan sarasehan bersama Direktur Pusat Teknologi Agroindustri BPPT Hardaning Pranamuda, Kepala DKP Jateng Suryo Banindro sebelum acara final lomba kreativitas teknologi pangan bagi pelajar dan mahasiswa se-Jateng. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Mahalnya harga beras seperti yang terjadi beberapa waktu lalu sebaiknya tidak perlu membikin risau masyarakat. Sebab, pada kenyataannya masih banyak sumber pangan lainnya yang bisa dijadikan alternatif.

“Mulai sekarang, ketergantungan terhadap beras atau bahan dari terigu harus bisa kurangi. Caranya, dengan sering mengonsumsi bahan pangan lokal,” kata Bupati Grobogan Sri Sumarni saat sarasehan sebelum acara final lomba kreativitas teknologi pangan bagi pelajar dan mahasiswa se-Jateng di halaman pendapa, Rabu (17/5/2017)

Menurut Sri, di luar beras masih banyak bahan pangan yang bisa diolah menjadi makanan bergizi dan lezat. Misalnya, dari singkong, jagung, ubi, buah-buahan dan sayuran. Namun sejauh ini, bahan pangan yang mudah sekali di temukan itu belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Potensi bahan pangan lokal ita sangat melimpah. Potensi ini hampir dapat ditemukan di semua desa. Dengan diolah dan dikemas sedemikian rupa, hasilnya ternyata cukup mengagumkan,” jelasnya.

Terkait dengan kondisi itu, Sri meminta dinas terkait perlu melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat luas. Utamanya masyarakat pedesaan. Di mana mereka harus kembali diajarkan untuk memanfaatkan bahan pangan yang tersedia melimpah di daerahnya.

”Kalau masyarakat sudah bisa mengolah bahan pangan ini dengan baik maka setidaknya bisa mengurangi ketergantungan akan beras,” imbuhnya. 

Lomba tersebut diselenggarakan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Jateng dan DKP Grobogan.

Acara lomba dihadiri sekaligus dibuka Bupati Grobogan Sri. Hadir pula Direktur Pusat Teknologi Agroindustri BPPT Hardaning Pranamuda, Kepala DKP Jateng Suryo Banindro dan Kepala DKP Grobogan Muhammad Hidayat.

Total ada 15 tim yang mengikuti lomba tersebut. Masing-masing tim terdiri dua orang. Peserta lomba bebas membuat menu makanan. Namun, menu yang diciptakan harus dari bahan lokal nonterigu.

 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →