MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Omah Mode Kudus Dieksekusi, Ini Curhatan Sedih Karyawan

Omah Mode Ditutup Paksa (2)

240
Karyawan Omah Mode hanya bisa melihat suasana pengeksekusian yang dilakukan Pengadilan Negeri (PN) Kudus, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Dieksekusinya Omah Mode Factory Outlet & Resto Kudus berakibat pada ketidakjelasan nasib karyawannya. Diketahui, Omah Mode di Jalan A Yani Kudus itu dieksekusi Pengadilan Negeri (PN) setempat, Selasa (16/5/2017).

Dian Supriyati, HRD Omah Mode di hadapan Panitera PN Kudus Sutikno dan kuasa hukum pemenang lelang,  Boediono Salim, melalui kuasa hukumnya Viktor Budi Rahardjo, menuturkan jumlah karyawan sekitar 190 orang.

Para karyawan sangat kaget dengan adanya eksekusi. Karena, para karyawan baru mendapatkan kabar jika akan ada eksekusi pada Sabtu (13/5/2017). “Itupun kami tahu dari pihak kepolisian, bukan dari pemilik. Jadi kami para karyawan kaget, terlebih lagi pemilik hanya diam saja tanpa memberitahu apa yang sebenarnya terjadi,” kata Dian di aula kantor Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota.

Mewakili karyawan, kata dia, pihaknya berharap jika ada kelongggaran. Yakni agar tempat kerjanya tetap diizinkan beroperasi sampai Lebaran. Termasuk jika, para karyawan bisa mempersiapkan diri mencari pekerjaan lain.

“Keluarga kami bagaimana nantinya? Apalagi ini mau puasa, dan Lebaran. Jadi kami juga membutuhkan pemasukan yang banyak. Kami meminta belas kasih atas nama karyawan,” ujarnya.

Hanya, pihak pemenang lelang tak mengabulkan keinginan karyawan. Sehingga eksekusi tetap dilaksanakan Terlihat para karyawan secara perlahan membubarkan diri dan pasrah melihat lokasi kerjanya dieksekusi.

Diberitakan sebelumnya, tanah dan bangunan yang ditempati Omah Mode Factory Outlet & Resto, di Jalan Ahmad Yani, Kudus, dieksekusi Pengadilan Negeri (PN). Pengeksekusian dilakukan karena pemilik gagal menebus utangnya.

Editor : Akrom Hazami

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.